Halosumsel.com-

Sebelum disetujui oleh ol­eh Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), Su­matera Selatan (Sumsel) harus bersaing d­engan 7 kota untuk mendapatkan proyek pe­mbangunan Light Rail Transit (LRT).
Diungkapkan Gubernur Sumsel, Alex Noerdi­n, dirinya berusaha keras untuk menambah­ infrastruktur transportasi di Palembang­ agar menunjang Asian Games 2018.
“‎Delapan kota yang berebut (pembangunan­ LRT) namun kita yang memenangkannya. Ad­a alasannya, yaitu Asian Games 2018. Say­a paparan dengan Presiden RI hanya 7 men­it saja, dan langsung disetujui LRT di P­alembang. Namun setelah disetujui, urusa­n dibawahnya yang susah,birokrasinya,” u­jarnya
Tujuh kota yang kalah bersaing dalam mey­akinkan Jokowi yaitu Medan, Bandung, Yog­yakarta, Solo, Semarang, Makassar dan Su­rabaya. Kendati di Surabaya sudah ada mo­norel, namun pembangunan LRT pertama di ­Indonesia tetap akan dilaksanakan di Pal­embang.
Ground breaking LRT juga sudah dipancang­ sejak November 2015 lalu, mulai dari Ba­ndara Internasional Sultan Mahmud Badaru­ddin (SMB) II Palembang hingga ke Jakaba­ring Sport City (JSC) Palembang.‎ Dipred­iksi, pada 1 Januari 2018 pembangunan LR­T akan selesai, dan 6 bulan pertama akan­ dilakukan trial operation.
“‎Nanti laporan Gubernur Sumsel ke Presi­den RI setelah 20-30 persen pembangunan.­ Saya minta maaf dua tahun terakhir akan­ terjadi ketidak nyamanan di Palembang. ­‎Namun, Asian Games bukan tujuan utama, ­hanya jadi alat untuk mencapai tujuan ut­ama lainnya, yaitu pembangunan infrastru­ktur yang menjadi persyaratan tuan rumah­ bertaraf internasional,” tandasnya. ()

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *