Palembang, Halosumsel- Inisiasi gerakan literasi isyarat di Sumatera Selatan disambut dengan antusiasme tinggi oleh berbagai kalangan. Kali ini perpustakaan daerah provinsi Sumatera Selatan menjadi tuan rumah kegiatan pengenalan bahasa isyarat, yang diinisiasi oleh anggota DPD RI sekaligus Duta Literasi Sumatera Selatan, dr. Ratu Tenny Leriva, M.M. Jumat (08/11/2024) di Palembang
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai komunitas yang peduli terhadap literasi dan kesetaraan komunikasi, di antaranya GERKATIN Sumsel (Gerakan Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia), Pemuda ICMI Palembang, Komunitas Buku-Buku Linda (BBL), serta sejumlah siswa dari SMAN 1 Talang Kelapa Mereka bersama-sama belajar bahasa isyarat sebagai upaya untuk memperbanyak ‘teman dengar’ yang dapat mendukung kesetaraan komunikasi dan literasi bagi masyarakat tuli.
Azzah perwakilan dari Komunitas Buku-Buku Linda (BBL), menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan mengikuti sosialisasi ini. “Kami sangat berterima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk mengikuti Sosialisasi Bahasa Isyarat yang diselenggarakan ini. Kegiatan ini telah memberikan kami wawasan yang sangat berharga mengenai pentingnya bahasa isyarat sebagai sarana komunikasi yang inklusif,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa melalui kegiatan ini, mereka semakin memahami bahasa isyarat bukan hanya sekadar alat komunikasi, melainkan juga jembatan yang menghubungkan semua orang dengan kesetaraan tanpa memandang perbedaan.
Dalam kesempatan tersebut, dr. Ratu Tenny Leriva menyampaikan bahwa kegiatan ini akan terus diadakan secara rutin. “Apabila ada instansi, organisasi, maupun komunitas dari lapisan masyarakat yang berminat untuk belajar bahasa isyarat agar menjadi ‘teman dengar’ bagi para teman tuli mereka dapat langsung datang ke perpustakaan daerah agar bisa dijadwalkan kelas pengenalannya,” ungkap dr. Ratu Tenny.
Dengan adanya gerakan ini diharapkan semakin banyak masyarakat yang peduli dan memahami pentingnya bahasa isyarat untuk membangun komunikasi yang inklusif bagi semua kalangan terutama bagi teman-teman tuli di Sumatera Selatan dan kegiatan ini berlangsung sejak tahun 2020, dan terus akan kita laksanakan setiap tahun,”pungkasnya
***



