Pagar Alam,Halosumsel- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pagar Alam menyoroti semrawut nya kodisi pasar dan pedagang kaki lima dikawasan masjid raya atau pasar Dempo yang menutupi hampir seluruh badan jalan.

Kritikan keras tersebut disampaikan oleh Dedi Standzah juru bicara fraksi Partai Gerindra pada saat rapat paripurna pembahasan program pembentukan peraturan daerah Kota Pagar Alam tahun anggaran 2025 di ruang sidang utama DPRD Kota Pagar Alam. Senin, (16/12/2024).

Dedi Standzah menyampaiakan bahwa kami dari fraksi partai Gerinda menanyakan perda tentang pedagang kaki lima, sebab saat ini banyak pedagang kaki lima yang ada di pasar Kota Pagar Alam sudah sangat mengganggu pengguna jalan umum. ”kami sebut saja di simpang masjid raya mohon untuk ditindak tegas. ” Ungkapnya

Menanggapai padangan anggota DPRD Fraksi partai Gerindra tersebut Kasat Pol PP Kota Pagar Alam Mastulah Muklis mengatakan, pihaknya akan mencari solusi dan berkoordinasi dengan pihak dinas terkait untuk mengatasi prihal terganggunya masyarakat pejalan kaki maupun pengguna kendaraan diareal pasar, peneguran serta penindakan sudah beberapa kali kami lakukan namun pedagang kaki lima ini kan cukup banyak sedangkan tempat yang memadai untuk mereka mencari rezeki belum Ada hal itu yang menjadi pertimbangan kita. ”secepatnya kami akan melakukan koordinasi dan mencari solusi.” Ungkapnya

Yanto salah satu pengguna jalan mengatakan, ia sangat terganggu dengan kondisi jalan menuju ke Masjid Raya karena para pedagang sudah menutupi hampir seluruh badan jalan, kami berharap pihak pemerintah Kota Pagar Alam segera mencari solusi demi kenyamanan masyarakat baik pedagang maupun masyarakat pengguna jalan. ”saya sangat tidak nyaman jika melewati jalan ini karena pedagangnya sudah hampir menutupi seluruh badan jalan tolonglah pihak pemerintah agar memperhatikan hal ini.” Tegasnya.

Jie