Asahan, Halosumsel.com – Masyaraka Bandar Pulau meminta agar jembatan satu jalur yang terdapat di ruas Jalan Kabupaten jurusan Kecamatan Bandar Pulau menuju Kecamatan Rahuning.agar segera diperbaiki. Jembatan yang sudah berumur hampir setengah abad ini kini sudah ambro danl nyaris putus. Mengetahui informasi keadaan jembatan telah sebegitu parahnya, Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Bandar Pulau, Bincar Manik langsung turun ke lokasi guna memantau dan melihat langsung kebenaran informasi tersebut, Selasa (21/01/2025).
Jembatan tua ini merupakan satu-satunya akses untuk menghubungkan Kecamatan Bandar Pulau menuju Kota Kabupaten Asahan Kisaran. Jalan ini juga sebagi lintasan warga di beberapa Kecamatan guna aktifitas sehari- hari. Berbagai kegiatan usaha para warga sangat membutuhkan segera perbaikan infrastruktur jembatan itu. Jika dibiarkan berlarut maka dapat dipastikan Jembatan ringkih itu dipastikan akan terputus total, jelas Manik kepada media di lokasi.
Selain itu, kondisi jembatan yang sudah kritis ini sangat dikawatirkan karena pembuatan ini bisa mengakibatkan korban jiwa,.
” Harapan kami kiranya dinas PUPR dan Jembatan Kabupaten Asahan sesegera mungkin dapat melakukan perbaikan. Jangan nantinya setelah ada korban baru ada tindakan, karena kita dapat gambaran dimana- mana setelah terjadi masalah, baru ada penyelesaiannya”, ujar Manik yang saat berada di lokasi turut didampungi oleh sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Kepala desa Bandar Pulau, Azaswanto Bsc, ketika dikonfirmasi terkait ambrulnya Jembatan tersebut di ruang kerjanya mengatakan, bahwa kejadian itu terjadi pada sekitar dua minggu lalu. ” Sudah kami laporkan ke pihak Kecamatan. Camat Kecamatan Bandar Pulau Samsul Lubis beserta PU Kecamatan Supriono Kasus Agus Salim didampingi Kaur Perencanaan Haris dan saya sendiri sudah meninjau ke lokasi, ujar Kades Azaswanto.
Sesuai dengan keterangan Camat Bandar Pulau, bahwa masalah ini sudah disampaikan ke pihak yang berkompeleten di Kabupaten Asahan, namun sampai saat ini belum ada realisasinya.
” Kita sangat mengharapkan kiranya pihak Kabupaten yaitu Bupati CQ PU, agar dapat memproritaskan laporan kami tersebut”, ujar Camat Bandar Pulau ini dalam nada tegas.
Sama halnya dengan penyampaian beberapa tokoh masyarakat Bandar Pulau kepada media, sekiranya Jembatan itu tidak segera diperbaiki maka dipastikan satu-satunya akses warga dari beberapa desa buat betaktifitas ini akan putus total. Apabila hal ini terjadi maka mobilitas warga untuk memasarkan hasil taninya akan terkendala. Apalagi di sepanjang jalan itu banyak usaha usaha pertanian dan lainya seperti tambang, itu akan mati total.
“Jangan tunggu masyarakat itu datang berbondong-bondong ke kantor Bupati Asahan baru dilakukan perbaikan. Karena kalau kerusakan hembatan itu tidak secepatnya ditangani maka kami akan bergera alias berunjuk rasa ke kantor Bupati Asahan secara massal, karena kerusakan jembatan itu akan menghancurkan perekonomian masyarakat,” ucap salah seorang tokoh masyarakat tegas.
Benigno Akuindo

