Palembang, Halosumsel- Sebanyak 35 atlet disabilitas National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Sumatera Selatan resmi menjalani Pemusatan Latihan (Pelatda) dalam persiapan menghadapi Pekan Paralimpiade Pelajar Nasional (Peparpenas) XI di Solo pada bulan Juli 2025 mendatang.
Ketua NPCI Sumsel, Rian Yohwari, mengungkapkan, para atlet yang tergabung dalam Pelatda adalah atlet terbaik berdasarkan hasil seleksi dari berbagai kejuaraan tahun 2024. Pada Peparpenas mendatang, Sumsel ikut serta dalam lima cabang olahraga masing-masing renang, catur, bulu tangkis, para tenis meja dan atletik.
“Pada Peparpenas sebelumnya banyak nomor-nomor yang tidak kita ikuti, pada tahun ini nomor-nomor itu terisi sehingga kita bisa masuk 10 besar lagi,” ujar Rian usai acara Pengukuhan Peserta Pelatda Peparpenas NPCI Sumsel di Graha Bina Praja Pemprov Sumsel, Jumat (2/5/2025).
Sementara untuk target medali, Rian mengaku pihaknya masih melakukan kajian yang lebih detail terhadap potensi medali pada setiap nomor pertandingan. Menurutnya, regulasi pada ajang kali ini akan mempengaruhi target medali yang dibidik.
“Misalnya pada kelompok TRW (Tuna Rungu Wicara), kami belum tahu betul apakah ada pembatasan atau tidak. Kalau ada pembatasan artinya ada potensi medali yang berkurang,” bebernya.
Pelatda yang dilakukan NPCI Sumsel akan berlangsung selama tiga bulan. Para atlet akan diinapkan di Sriwijaya Residence, sementara untuk latihan dilakukan di Jakabaring Sport City (JSC) dan sebagian di venue di luar JSC. Meski Pelatda telah resmi berjalan, namun Rian mengaku masih mengandalkan biaya mandiri karena belum cairnya dana bantuan dari pemerintah daerah setempat.
“Untuk biaya Pelatda banyak strategi yang bisa kami lakukan. Kami sudah terbiasa dengan hal seperti ini, intinya kami tetap semangat dan fokus menjalani program latihan,” tandasnya.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Selatan, Rudi Irawan, memberikan apresiasi kepada NPCI Sumsel yang secara organisasi telah mampu mempersiapkan atlet dan pelatihnya dalam menghadapi Peparpenas 2025. Para atlet pelajar NPCI Sumsel diharapkan dapat memberikan prestasi terbaik bagi daerah.
“Di tingkat senior pada Peparnas 2024 Sumsel mampu berada pada peringkat Sembilan, mudah-mudahan prestasi adik-adik pelajar kitab isa lebih dari itu,” kata Rudi optimistis.
Sementara itu, terkait masalah pendanaan Pelatda yang masih menjadi kendala, Rudi meminta agar NPCI Sumsel bersabar karena bantuan dana hibah yang memang telah dialokasikan setiap tahunnya masih dalam proses mekanisme evaluasi anggaran.
“Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama sudah bisa dicairkan, untuk besarannya kami belum tahu mungkin tidak jauh berbeda dengan tahun lalu,” tutup Rudi. (Ril/DM).

