PALEMBANG, HALOSUMSEL- Wartawan angkatan 1970, 1980, 1990 disingkat Wartawan 789 menggelar pengajian bersama.
Kegiatan perdana kolaborasi spiritual dan edukatif para jurnalis ini dihadiri Walikota Palembang pada Minggu pagi (6/7) di
Masjid Al Ihsan, Jalan Anggrek RT.02, Kelurahan Sialang, Kecamatan Sako, Palembang.
Sejak pukul 07.30 WIB, awak media mulai berdatangan untuk mengikuti agenda awal yakni Tahsin Al-Qur’an bersama Ustadz Alexander, S.Pd.I., Al Hafidz.
Pembelajaran berlangsung khidmat hingga sekitar pukul 09.30 WIB.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi resmi pembukaan yang dipandu oleh M. Rofei Husin selaku Master of Ceremony (MC).
Ketua Pengajian Wartawan Dakwah 789 Sumsel, Hj. Ida Syahrul, dalam laporannya menyampaikan bahwa pengajian ini bertujuan mempererat silaturahmi di antara insan pers, meningkatkan pemahaman keagamaan, dan memperkokoh semangat kebersamaan dalam menjalankan profesi jurnalistik yang penuh tanggung jawab.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi agenda rutin dan sebagai bagian dari peran wartawan dalam berdakwah,” ujarnya.
Sementa H. Syahril Fauzi, selaku Pimpinan Yayasan Wartawan 789 sekaligus mewakili Yayasan Satu Ihsan Palembang menyampaikan apresiasi atas komitmen dan semangat dakwah para jurnalis. “Kegiatan ini bukan hanya untuk menambah ilmu, tetapi juga mempererat ukhuwah di antara kita semua,” katanya.
Wali Kota Palembang Drs. H. Ratu Dewa diwakili Staf Ahli Bidang Keuangan, Pendapatan Daerah serta Hukum dan HAM. H. Edison, S.Sos., M.Si menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh Pemerintah Kota Palembang terhadap inisiatif dakwah para wartawan.
“Pemerintah Kota Palembang menyambut baik semangat para wartawan yang tidak hanya bekerja di bidang informasi, tetapi juga turut menghidupkan syiar Islam. Ini sangat positif dan perlu terus dilanjutkan,” kata Edison saat membacakan sambutan Wali Kota sekaligus membuka secara resmi Pengajian Perdana Wartawan Dakwah 789.
Setelah sesi pembukaan, acara dilanjutkan dengan Kajian Tafsir Al-Qur’an bersama Ustadz Ustman Arsyad, S.Ag. alumni Pesantren Darul Mustofa, Hadramaut, Yaman.
Para peserta tampak antusias mengikuti kajian hingga menjelang Dzuhur. Kegiatan perdana pengajian bersama ini ditutup dengan pelaksanaan sholat Dzuhur berjamaah pada pukul 12.10 WIB. (***)
.

