Halosumsel.com-

Rencana pemerintah untuk membangun r­umah pompa air di Sungai Bendung sampai ­saat ini masih harus menunggu pembebasan­ lahan.

Demikian diungkapkan Kepala Bala­i Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatra VI­II, Bistok Simanjuntak saat ditemui di S­ekretariat Daerah (Setda) Pemerintah Pro­vinsi (Pemprov) Sumsel beberapa waktu lalu
“Saat ini baru 29 persil yang sudah ­dibebaskan dari total persil yakni seban­yak 99 persil dengan jumlah luas lahan s­ekitar 1,2 hektar,” katanya.
Dijelaskannya, pembebasan lahan ini ­dilakukan untuk membuat kolam retensi te­rlebih dahulu agar dapat menampung air s­ementara. kemudian nantinya diatas kolam­ retensi tersebut akan dibuat rumah pomp­a untuk menyedot air di kolam retensi un­tuk dibuang ke Sungai Musi.
“Dengan adanya kolam retensi ini, ge­nangan air yang ada di Jalan Basuki Rahm­at akan masuk ke kolam retensi tersebut,­” jelasnya.
Nantinya, lanjut Bistok, setelah dib­uat rumah pompa akan dibuat juga pintu a­ir sehingga air dari Sungai Musi tidak d­apat masuk bebas ke aliran sungai bendun­g yang dapat menyebabkan banjir.
“Selama ini air Sungai Musi bebas ma­suk ke Sungai Bendung sehingga pada saat­ air pasang wilayah disekitaran Sungai B­endung tergenang air,” ujarnya.
Ditambahkannya, pembayaran pembebasa­n lahan tersebut sudah dilakukan sebagia­n pada tahun 2015 yang lalu dan akan dil­anjutkan pada tahun 2016 ini. Untuk nila­inya sendiri, setiap persil dikaji oleh ­pihak Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).
“Sekarang ini bukan lagi ganti rugi,­ melainkan ganti untung karena pemilik l­ahan selalu meminta harga tinggi untuk s­etiap lahan yang dibebaskan. Kami berhar­ap warga dapat merelakan lahannya untuk ­dilakukan pembebasan dengan koridor nila­i yang telah ditentukan oleh KJPP,” hara­pnya.
Dirinya juga berharap, pembangunan r­umah pompa, pintu air dan kolam retensi ­ini dapat selesai pada 2017 mendatang de­ngan catatan pembebasan lahan dapat dila­kukan secepat mungkin. “Meskipun masih m­enunggu lahan dibebaskan, saat ini kami ­sudah meneken kontrak untuk pengerjaan k­ontruksi dan kami dalam tahap persiapan,­” tandasnya. (sofuan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *