MUARA ENIM, Halosumsel -Sejumlah warga Kelurahan Pasar 1, Kecamatan Muara Enim meminta anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan Dapil VI memperjuangkan bantuan usaha bagi UMKM, khususnya yang berasal dari dana CSR perusahaan.

 

Warga berharap ada perhatian khusus bagi masyarakat yang tinggal di ring 1 perusahaan dalam upaya meningkatkan perekonomian keluarga. Salah satu usulan yang disampaikan adalah bantuan untuk warga yang ingin merintis usaha rumah jamur.

 

Koordinator Dapil VI, Muhamad Chandra, mengatakan warga di ring 1 perusahaan bisa memanfaatkan dana CSR untuk permodalan usaha.

 

“Soal Rumah jamur kita gunakan CSR dan tenaga kerja lokal, nanti dibicarakan dengan PT KAI untuk karyawan di ring I. Termasuk dari PT WSL dan Duta Bara Utama,” ujar Chandra.

 

Selain CSR, Chandra juga menyebut perusahaan memiliki anggaran dari program lain seperti PPM yang bisa diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat.

 

Perwakilan PT WSL, Ismail, menjelaskan perusahaannya memiliki program pengembangan masyarakat bagi warga ring 1. Program tersebut mencakup 8 pilar mulai dari pendidikan, kesehatan, peningkatan pendapatan masyarakat, kemandirian ekonomi, sosial budaya, hingga infrastruktur dasar.

 

“Artinya kemandirian ekonomi, kami suport. Jadi silahkan buat proposal untuk usaha rumah jamur tiram, dan itu udah jalan di beberapa desa. Selain itu meski bukan ring I tetap kami akan dukung,” katanya.

 

Kegiatan reses dilaksanakan di SDN 7 Pasar 1, Kecamatan Muara Enim, Selasa (7/7/2026).

 

Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan dari Dapil VI yang meliputi Kabupaten Muara Enim, Kabupaten PALI, dan Kota Prabumulih melaksanakan masa reses Sidang VI.

 

Rombongan dewan turun langsung menyapa masyarakat untuk menjaring aspirasi.

 

Anggota dewan yang hadir terdiri dari Muhamad Candra (PKB) selaku koordinator, Mohd Muaz Ar Rifqy (PKS), Ismail Hairul Pala (Demokrat), Ahmad Palo (PPP), Hj. Lury Eliza Alex Noerdin (Golkar), dan Ganjar Iman (NasDem).

 

Dalam pertemuan tersebut, warga juga menyampaikan berbagai persoalan mendesak lainnya di wilayah mereka.

Advetorial