MUARA ENIM, Halosumsel – Warga Desa Ulak Bandung, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muara Enim menyampaikan sejumlah aspirasi terkait pertanian, perkebunan, dan infrastruktur kepada anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan Dapil VI dalam kegiatan reses Sidang VI.

 

Warga Ulak Bandung, Elmiansyah, mengatakan mayoritas penduduk desa berprofesi sebagai petani dengan luas sawah 2.500 HK dan perkebunan 1.000 hektare. Ia meminta anggota DPRD memfasilitasi penyediaan bibit sawit dan karet karena keterbatasan anggaran kabupaten.

 

“Kami juga berharap ada bantuan sistem irigasi atau pompanisasi tenaga surya. Sawah di sini masih tadah hujan,” katanya.

 

Elmiansyah menambahkan warga membutuhkan pupuk subsidi untuk perkebunan, bukan hanya untuk sawah. Ia juga mengusulkan penyediaan combine besar untuk memangkas biaya panen dan angkut hingga sekitar 60 persen.

 

Terkait perusahaan perkebunan yang telah beroperasi 30 tahun dan akan memperpanjang lahan 10.000 hektare, warga meminta dialokasikan plasma 40 hektare untuk masyarakat. Warga juga meminta keterlibatan pemerintah desa dalam proses perizinan perusahaan.

 

Sementara itu, Kepala Desa Ulak Bandung Nopiansyah menyoroti kondisi jalan setapak ke kebun yang 85 persen rusak dan kebutuhan lampu penerangan jalan umum.

 

Koordinator reses DPRD Dapil VI Muhamad Chandra menyatakan seluruh aspirasi akan ditampung dan diperjuangkan sesuai kewenangan provinsi.

 

“Usulan akan dibawa ke Paripurna. Kemungkinan baru bisa ditampilkan di 2027 karena anggaran 2026 sudah tidak memungkinkan,” ujarnya.

 

Anggota DPRD Dapil VI yang hadir yakni Muhamad Chandra (PKB), Mohd Muaz Ar Rifqy (PKS), Ismail Hairul Pala (Demokrat), Ahmad Palo (PPP), Hj. Lury Eliza Alex Noerdin (Golkar), dan Ganjar Iman (NasDem). Dapil VI meliputi Kabupaten Muara Enim, PALI, dan Kota Prabumulih.

Advetorial