Halosumsel.com-
Seluruh hotel di Sumsel dilarang untuk menaikkan tarif pada momen Gerhana Matahari Total (GMT) yang berlangsung 9 Maret mendatang. Hal itu dilakukan untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke Sumsel khususnya palembang.Hal ini diungkapkan Ketua Persatuan Hotel Indonesi Erlan Aispiuddin, SH beberapa waktu lalu
Menurut herlan kepada wartawan di palembang icon selasa (23/2) jangan sampai hotel menaikan tarif harganya Kita jangan aji mumpung ketika ada event terus kita menaikkan tarif Ini akan menjadi preseden buruk nantinya bagi hotel-hotel kita. Lagian kan cuma satu malam untuk apa juga dinaikkan tarifnya,
harga publish yang dimiliki hotel-hotel di Palembang saat ini dinilai sudah sangat baik. Untuk itu tak perlu lagi dilakukan kenaikan harga. Apabila harga publish melampaui batas yang ditentukan hotel tersebut, maka pihaknya akan memberikan teguran.
“Misalnya Hotel Arista yang memiliki harga publish-nya itu mencapai Rp 1,2 juta, akan tetapi saat ini kan harganya menjadi Rp 700 ribuan. Nah, ketika nanti menghadapi momen GMT silahkan mereka menawarkan hingga harga publish-nya. Akan tetapi, kalau nanti mereka menawarkan hingga Rp 1,5 juta baru kita tegur,” terang pria yang akrab disapa Babe ini.
Sambung erlan untuk itu dalam waktu dekat pihaknya akan menyebarkan surat edaran kepada seluruh hotel supaya tidak menaikkan tarif pada momen GMT. Hal tersebut menindaklanjuti himbauan yang disampaikan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel.
Saat ini minat wisatawan untuk menyaksikan GMT di Sumsel sangat tinggi. Terlebih saat adanya pengumuman dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyatakan bahwa lokasi yang paling ideal untuk melihat proses GMT berada di Palembang. Karena pada saat GMT, akan terjadi awan tipis diwilayah Palembang. Sehingga dengan demikian, proses GMT akan mudah terlihat di Palembang.
Setelah mendapatkan pemberitahuan tersebut, banyak wisatawan yang mengurungkan niatnya menyaksikan GMT dibagian timur. Sekarang malah mereka mengalihkan rencana kunjungan ke Palembang, inilah yang harus kita manfaatkan dan memberikan penawaran yang menarik bagi wisatawan,” katanya’
Disinggung soal tingkat hunian hotel pada momen GMT, Herlan menjelaskan saat ini sudah banyak wisatawan mancanegara yang sudah booking hotel di Palembang. Diantaranya, wisatawan asal Jepang, Australia, Amerika, dan sejumlah Negara Eropa yang sudah melakukan pemesanan kamar.
Saat ini sudah 30 persen kamar hotel yang dibooking para wisatawan,(sofuan)
