Halosumsel.com –

Setelah resmi penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan investor Prancis mengenai pembangunan wisata di Pulo Kerto maupun dengan investor Italia terkait pembangunan listrik tenaga surya. Kali ini kota Palembang kembali dilirik oleh investor Cina yang menawarkan pembangunan jalan alternatif berupa terowongan di sepanjang Sungai Musi.

Dikatakan Walikota Palembang, Harnojoyo pembangunan terowongan di sepanjang Sungai Musi ini merupakan proyek yang spektakuler bagi kota Palembang karena akan mengurangi kemacetan.

“Ini ibaratnya gayung bersambut bagi kita yang akan membangun Jembatan Musi III di Timur nya kota Palembang yaitu di sebelah Jembatan Musi IV yang selama ini terkendala pada kapal besar yang sering melintas. Dan sekarang ini ada tawaran membuat terowongan dengan sistem prabayar namun kita akan kaji lagi secara teknisnya,” ujar Harnojoyo seusai audiensi dengan PT Jakarta Mitra Graha, Selasa (15/3)

Terowongan ini, lanjut Harnojoyo menambah infrastruktur kota Palembang khususnya dari Ilir ke Ulu.

“Mungkin akan ada pembebasan lahan di sekitar Muara masuk maupun keluar untuk pembangunan terowongan ini,” ucapnya.

Mengenai alurnya, Harnojoyo melanjutkan terowongan yang rencananya memiliki panjang yang melebihi Sungai Musi ini akan terkoneksi dengan jalan tol Palembang – OKI dan jalan Tanjung Siapi – api.

“Terowongan ini sepanjang Sungai Musi dan bahkan bisa lebih panjang, kalau Sungai Musi panjangnya 1 km itu bisa mencapai 2 km. Untuk lebih detilnya sudah dikaji oleh Bappeda,” lanjutnya.

Ini artinya, Harnojoyo menambahkan akses di kota Palembang bertambah satu lagi guna mempersiapkan Asian Games 2018.

“Hal-hal seperti ini dalam rangka mempercepat infrastruktur kota Palembang kita tindak lanjuti dan kita menawarkan agar pengerjaannya cepat selesai sebelum Asian Games nanti. Ini baru sekedar sharing dan akan kita tindak lanjuti dengan penandatanganan Mou,” tandasnya.

(aisyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *