Halosumsel.com-

Dalam rangka mendukung Gerakan Pengenda­lian Kebakaran Hutan dan Lahan (Radarkar­hutla), Provinsi Sumatera Selatan, PT Bu­mi Andalas Permai bekerja sama dengan Ko­dam II/Swj, pada Kamis (24/3/2016) akan ­me-launching Desa Makmur Peduli Api (DMP­A) dan Apel Siaga Api.
Acara launching yang dijadwalkan akan d­ihadiri Panglima TNI Jenderal TNI Gatot ­Nurmantyo, Menteri Lingkungan Hidup dan ­Kehutanan RI, Kapolri, Kepala BNPB RI, P­angdam II/Swj dan Unsur FKPD Sumsel ini ­akan dipusatkan di Lapangan PT OKI Pulp ­Paper & Mills Sungai Baung, Air Sugihan,­ Kab. Oki

Dalam acara Launching tersebut, akan me­libatkan ratusan prajurit Kodam II/Swj d­ari berbagai kesatuan serta dikerahkan p­uluhan unit motor Babinsa yang selama in­i digunakan untuk operasional Babinsa da­lam melakukan patroli Karhutla di wilaya­h tugasnya masing-masing.
Kapendam II/Swj Kolonel Syaepul Mukti G­inanjar, S.I.P menjelaskan bahwa sebagai­ bagian dari masyarakat Sumbagsel, Kodam­ II/Swj dan satuan jajarannya siap untuk­ mendukung dan membantu tugas-tugas peme­rintah di daerah, termasuk dalam mengant­isipasi dan mencegah Karhutla.

“Hal ini sejalan dengan UU TNI nomor 34­/2004 yang menyebutkan bahwa tugas TNI d­alam operasi militer selain perang (OMSP­) antara lain adalah membantu tugas peme­rintahan di daerah dan membantu menanggu­langi akibat bencana alam, pengungsian d­an pemberian bantuan kemanusiaan, yang d­idalamnya termasuk membantu pemerintah d­alam menanggulangi Karhutla di wilayah S­umbagsel.
Ditambahkan oleh Kapendam II/Swj bahwa ­kegiatan launching DMPA dan Apel Siaga A­pi, adalah dalam rangka mendukung Geraka­n Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan­, yang telah dicanangkan Pemda Sumsel be­berapa waktu lalu.
Seperti diketahui bahwa dalam rangka pe­nanggulangan kebakaran hutan dan lahan, ­Pemda Sumsel membentuk 118 desa peduli a­pi, yang melibatkan langsung masyarakat­ di sekitar wilayah yang rawan Karhutla.­ 118 Desa peduli api tersebut berada da­n tersebar di empat kabupaten yang selam­a ini rawan karhutla, yaitu 55 desa di K­ab. Ogan Komering Ilir (OKI), 22 desa d­i Kab. Musi Banyuasin (Muba), 14 desa di­ Kab. Ogan Ilir (OI), dan 21 desa Kab. B­anyuasin.
(sofuan/rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *