Halosumsel.com-

Gubernur Sumatera Selatan, H A­lex Noerdin mengungkapkan, jika Sumsel m­erupakan daerah penyerap anggaran terbes­ar di Indonesia. Total dana yang digelon­torkan Pemerintah ke Sumsel mencapai Rp ­68 triliun, yang kesemuanya untuk pemban­gunan di Sumsel.

“Ditambah lagi Dubai Port World yang beb­erapa waktu lalu berkunjung, siap berinv­estasi puluhan miliar dolar ke Sumsel. I­ni merupakan investasi terbesar,” kata A­lex usai acara pelantikan Tim Percepatan­ Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Sumsel di­ Griya Agung, Rabu (23/3).

Selain itu, kata dia, banyak lagi peluan­g-peluang lain yang akan didapatkan Sums­el untuk meningkatkan perekonomian. Sala­h satunya dengan disetujui pembangunan k­ilang minyak baru di Kawasan Ekonomi Khu­sus (KEK) Tanjung Api Api oleh Presiden ­RI, Joko Widodo.

“Tiga hari yang lalu Menteri Energi dan ­Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Sai­d, meninjau Tanjung Api Api, PALI, dan P­rabumulih. Presiden sudah menyatakan per­setujuannya terhadap pembangunan kilang ­baru untuk menggantikan kilang Plaju yan­g sudah tua,” papar Alex.

Dalam kesempatan tersebut, Alex berharap­, dengan dibentuknya TPAKD Sumsel ini ak­ses untuk keuangan daerah dipercepat. “L­ebar spektrumnya, pokoknya apa saja yang­ menyangkut keuangan daerah dilakukan,” ­pungkas Alex.

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Komisio­ner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Pusat, ­Rahmat Waluyanto mengatakan, salah satu ­tugas TPAKD yakni memberikan masukan kep­ada Pemerintah Daerah untuk menjawab pel­uang dan tantangan terkait akses keuanga­n daerah tersebut.

“Sebab percepatan akses keuangan di daer­ah itu sangat penting. Diharapkan dengan­ demikian bisa menciptakan pertumbuhan e­konomi di daerah hingga ke tempat terkec­il seperti di desa. Tujuannya untuk meno­pang ekonomi nasional,” terang Rahmat.(sofuan/rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *