Halosumsel.com-
 
Pangdam II/Swj Mayjen TNI Purwadi Mukson, S.I.P., memimpin langsung Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Prajurit Karier (PK) TNI AD  Gelombang II Tahap I TA. 2015 Over Load (OV), Selasa (5/4//2016) bertempat di Lapangan Secata Rindam II/Swj Puntang, Lahat – Sumatera Selatan.
 
Bersamaan dengan upacara penutupan pendidikan tersebut, Pangdam II/Swj juga melantik sebanyak 304 Prajurit Tamtama PK TNI AD dengan pangkat Prajurit Dua (Prada), serta diambil sumpah menurut agama dan kepercayaan masing-masing.
 
Dalam kegiatan tersebut, Pangdam II/Swj selaku Inspektur Upacara (Irup) menyematkan tanda pangkat Prada dan menyerahkan ijasah kepada perwakilan prajurit Tamtama. Selain itu Pangdam juga memberikan tanda penghargaan kepada mantan siswa Tamtama lulusan terbaik an. Prada Firmansyah.
 
Untuk diketahui, Para mantan prajurit siswa ini telah melaksanakan pendidikan selama 5 bulan (20 minggu), terhitung mulai tanggal 18 Nopember 2015 s.d Penutupan Pendidikan  (Tupdik), 5 April 2016. Selanjutnya, mereka akan melanjutkan Pendidikan Tahap II di Kecabangan masing-masing sesuai alokasi yang mereka dapatkan, yaitu ; untuk kecabangan Infanteri sebanyak 233 orang, Kavaleri 21 orang, Artileri Medan (Armed) 12 orang, Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) 15 orang dan kecabangan Zeni sebanyak 23 orang.
 
Pada kesempatan tersebut, Pangdam mengucapkan selamat kepada para mantan Prajurit Siswa Tamtama PK, masing-masing beserta keluarga, atas keberhasilannya dalam  menyelesaikan Dikmata di Secata Rindam II/Swj.
 
”Sadari bahwa pendidikan pertama yang baru diselesaikan, bertujuan membentuk Prajurit Tamtama TNI AD yang memiliki sikap dan perilaku sebagai prajurit Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar keprajuritan dan dasar golongan Tamtama serta kondisi jasmani yang samapta”, ujar Pangdam.
 
Pangdam juga kembali menegaskan agar prajurit Kodam II/Swj termasuk Prajurit yang baru dilantik agar menghindari penyalahgunaan Narkoba.
 
“Bahaya Narkoba merupakan salah satu bentuk Proxy War. Untuk itu,  Pimpinan tidak akan memakai hati nurani terhadap anggota yang melanggar dan penyalahgunaan Narkoba. Yang melanggar dipecat”, tandas Mayjen Purwadi.
 
Acara ditandai dengan peragaan dan demonstrasi Defile, Kolone Senapan, bongkar pasang senjata, Yong Modoo dan Taktik Tempur yang diperagakan oleh seluruh mantan prajurit Siswa Dikmata.
 
Hadir pada acara tersebut, Bupati dan unsur FKPD Kab. Lahat, Danrindam II/Swj, Para Asisten dan Kabalakdam II/Swj serta Para Dansatdik jajaran Rindam II/Swj, para tamu undangan dan beberapa orang tua serta seluruh perwakilan keluarga mantan Prajurit Siswa. (rilis)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *