Halosumsel.com-
Kodam II/Swj, mulai Selasa (5/4/2016) hingga tanggal 7 April 2016 mendatang, menggelar sosialisasi Pemutakhiran Data dan Bimbingan Teknis Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Kodam II/Swj TA. 2017, bertempat di gedung AH Nasution Makodam II/Swj – Palembang.
Kegiatan Pemutakhiran Data dan Bimbingan Teknis Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran ini dilaksanakan dalam upaya memberikan informasi terbaru terkait Program dan Anggaran TNI AD dan penyelarasan laporan agar dapat menghasilkan usulan Rencana Kerja dan Anggaran yang akurat melalui mekanisme buttom – up dan top down planning sesuai UU Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Permenhan 38 tahun 2012 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Pertahanan Negara
Pangdam II/Swj Mayjen TNI Purwadi Mukson S.Ip dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asrendam II/Swj Kolonel Arm Dedy Jusnar Hendrawan mengatakan bahwa penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kodam II/Swj TA. 2017 agar terjaga konsistensi dan kontinuitas implementasi dalam pelaksanaannya, diperlukan suatu akurasi perencanaan Program dan Anggaran. Oleh karenanya, Pangdam minta agar memanfaatkan kegiatan sosialisasi ini dengan baik. “Melalui kegiatan ini para pejabat Kodam II/Swj yang membidangi masalah anggaran agar mengikuti dengan sungguh-sungguh dan berkoordinasi secara optimal, sehingga Kodam II/Swj dapat memperoleh data dan menentukan prioritas sasaran penyusunan RKA Kodam II/Swj TA. 2017”, ujarnya.
Sementara itu, Asisten Perencanaan dan Anggaran Kasad Mayjen TNI Dominicus Agus Riyanto dalam sambutan tertulis yang dibacakan Paban Srenad Kolonel Inf Lutfhi Beta S.Sos mengatakan bahwa guna mengoptimalkan alokasi anggaran yang ada, dalam perekaman data untuk tahun anggaran 2017, ada beberapa kegiatan yang dibatasi, yakni : penyelenggaraan rapat, rapat dinas, seminar, pertemuan dan lokakarya; pemasangan telephone baru, kecuali untuk satuan yang belum memiliki saluran telephone; pembangunan gedung baru yang tidak langsung menunjang tugas pokok dan fungsi seperti mess, wisma, dan gedung pertemuan; dan pengadaan kendaraan bermotor, kecuali untuk satkowil, satpur dan Satbanpur yang sangat membutuhkan serta perjalanan dinas dalam/luar negeri, kecuali perjalanan dinas yang benar-benar penting.
Dengan pembatasan tersebut, menurut Asrena Kasad maka negara dalam mengalokasikan anggaran kepada Kementrian/Lembaga lebih selektif dan sangat mengedepankan skala prioritas. Oleh sebab itu, rencana yang dituangkan dalam RKA TA. 2017 merupakan suatu kebutuhan yang benar-benar prioritas.
Kegiatan Pemutakhiran Data dan Bimbingan Teknis Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Kodam II/Swj TA. 2017 selain dihadiri oleh para pejabat teras jajaran Kodam II/Swj, juga diikuti oleh 205 orang pejabat / personel Kodam II/Swj yang membidangi perencanaan dan anggaran di satuan jajaran Kodam II/Swj.(rilis)

