Halosumsel.com-
“Prajurit Infanteri lebih baik mandi keringat dalam latihan, dari pada mandi darah dalam pertempuran”. Demikian ditegaskan Pangdam II/Swj Mayjen TNI Purwadi Mukson, S.Ip dalam amanat tertulis yang dibacakan Kabagum Rindam II/Swj Letkol Inf Aris Lenggo, ketika membuka Pendidikan Dikmata TNI AD Gelombang II Tahap II Kecabangan Infanteri TA. 2016, Senin (11/4/2016) di lapangan Dodiklatpur Rindam II/Swj Baturaja-Sumsel.
Dijelaskan oleh Mayjen TNI Purwadi Mukson, S.Ip bahwa prajurit Infanteri adalah prajurit yang dilatih dan dipersiapkan untuk menghadapi pertempuran jarak dekat dengan menggunakan senjata ringan, dengan tugas pokok mencari, mendekati dan menghancurkan musuh serta merebut dan mempertahankan medan. Oleh karena itu, prajurit Infanteri harus senantiasa siap fisik maupun mental dalam menghadapi setiap bentuk ancaman, bahaya dan hambatan serta penderitaan.
“Prajurit Infanteri dituntut untuk mampu bergerak disegala bentuk medan dan cuaca, memiliki kemahiran menembak, unggul dalam perkelahian perorangan atau bela diri serta kemampuan pioner yang memadai”, tandasnya.
Pendidikan kecabangan Tamtama Infanteri yang diikuti oleh 187 orang Tamtama Siswa ini merupakan kelanjutan dari pendidikan Pertama Tahap Satu. Dalam pendidikan yang akan berlangsung selama 12 minggu ini para Tamtama Siswa akan dididik, dilatih dan digembleng dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan olah keprajuritan kecabangan Infanteri. Tujuannya adalah membentuk prajurit-prajurit Infanteri yang berkualitas, handal dan profesional dalam melaksanakan tugas di lapangan.
Sedangkan sasaran yang ingin dicapai adalah agar para Tamtama Siswa memiliki sikap dan perilaku sebagai prajurit Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, mampu memelihara kepribadian sebagai Tamtama, mampu mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan dasar kecabangan Infanteri, mampu melaksanakan teknik kecabangan sesuai SJM tingkat I di kecabangan Infanteri serta mampu memelihara kondisi jasmani yang samapta.
Kepada para Tamtama Siswa, Pangdam II/Swj berpesan agar kesempatan dalam pendidikan kecabangan ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, sehingga pada waktunya nanti akan dapat melaksanakan tugas sebagai Tamtama Infanteri yang dapat dibanggakan dan diandalkan oleh satuan dimanapun nantinya ditugaskan.
Turut hadir pada kesempatan tersebut, Dandodiklatpur Rindam II/Swj, para Perwira, Bintara, Tamtama, dan PNS Dodiklatpur Rindam II/Swj serta undangan lainnya.(rilis)

