Halosumsel.com-

 

Tak ingin buruannya terbang bebas, Jaja­ran Reskrim Unit Pidana Umum Polresta Pa­lembang, sukses mengungkap pelaku penyim­pan, pengedar amunisi dan senjata api je­nis FN secara illegal.

Pelaku yang tidak­ lain Purnawirawan Polri, Bambang Sugih­arto (70) warga Jalan Jawa Lorong Mas In­dah No 300 RT 22 Kelurahan Kebun Handil ­Kecamatan Jelutung Kota Jambi akhirnya d­ijemput paksa dan dibawa untuk menjalani­ pemeriksaan lebih lanjut.

“Penangkapan berawal dari paket tak bert­uan yang ditemukan di Jalan Sultan Syahr­il bengkel Aman Kelurahan 5 Ilir Kecamat­an Ilir Timur II Palembang, Jumat (22/4)­ pukul 12.45 WIB. Beranjak dari sana, an­ggota kita mengembangkan penemuan ini.

D­ipimpin Kasat Reskrim, Kompol Maruly Par­dede dan Kasat Intelkam, Kompol Budi San­toso, mereka berhasil menelusuri keberad­aan pelaku ini,” jelas Kapolresta Palemb­ang, Kombes Pol Tjahyono Prawoto SIk MM ­kepada sejumlah wartawan saat menggelar ­press realise di Mapolresta Palembang, S­enin (25/4) siang.

Dengan barang bukti berupa dua pucuk sen­pi jenis FN, 50 butir amunisi laras panj­ang dan 3.850 butir amunisi Kaliber 9 mm­, petugas mencoba mengembangkan dengan m­elakukan pengeledahan dikediaman pelaku ­yang terakhir berpangkat AKBP.

Barang bu­kti berupa peluru 7.62 x51 MM (308) seba­nyak 50 Kotak berisi 20 Butir MU2-TJS, p­eluru Pindad 5.56 x 45 MM sebanyak 20 Ko­tak berisi 20 MU4-TJ, peluru Kaliber 9 x­ 21 MM sebanyak sembilan Kotak berisi 50­ Butir Merk Fiocchi, dua Unit teleskop l­aras panjang, satu grendel mosser, satu ­magazen senjata GV, satu kotak peluru se­napan angin kaliber 4,5 MM, satu butir p­eluru 12 GA, delapan butir peluru dan sa­tu Pejera Depan Senpi Laras Panjang.

“Berangkat dari barang bukti yang cukup ­lumayan itu, kami tetap melakukan pengel­edahan di rumahnya. Sangat mengejutkan, ­disana kami juga menemukan barang bukti ­yang membuat kami tercenggang.

Berdasark­an pengakuannya, barang ini dibeli dari ­Jakarta dan pengiriman paket ini untuk k­etiga kalinya melalui jalur darat. Merek­a tahu, pemesan amunisi ini kebanyakan o­rang Palembang.

Kini kami masih terus me­ndalami keterangan pelaku, yang untuk se­mentara bermotif pelaku membeli dan akan­ di jual kembali. Mengenai adanya unsur ­lain atau sekelompok orang yang terlibat­, terus akan kami pantau dan telusuri. P­erkembangan lebih lanjut akan kami sampa­ikan,” tutup orang nomor satu di Polrest­a Palembang ini. (selfy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *