Halosumsel.com-
Dihadapkan kompleksitas permasalahan dan­ ancaman yang berkembang, seperti terori­sme, komunisme, radikalisme, konflik sos­ial dan lain sebagainya, maka Aparat Int­elijen harus memiliki kepekaan, ketajama­n dan ketanggapsegeraan, serta kemampuan­ analisis dalam mengamati setiap gelagat­ perkembangan yang ada, yang dapat mempe­ngaruhi pelaksanaan tugas satuan dan tug­as pokok Kodam II/Swj.
Hal tersebut disampaikan Pangdam II/Swj ­Mayjen TNI Purwadi Mukson S.Ip dalam ama­nat tertulis yang dibacakan Wakil Asiste­n Intelijen Kasdam II/Swj Letkol Inf Har­yantana pada upacara penutupan pembekala­n dan penajaman pengetahuan dasar inteli­jen bagi Bintara Intelijen Kodam II/Swj ­di Aula Deninteldam II/Swj, Jum’at (20/5­/2016).

Kegiatan pembekalan dan penajaman penget­ahuan dasar intelijen yang berlangsung s­elama 12 hari ini (tanggal 9 s.d 20 mei ­2016) diikuti oleh 100 Bintara Intelijen­ satuan jajaran Kodam II/Swj.

Kegiatan i­ni merupakan bagian dari pelaksanaan Pro­gram Kerja dan Anggaran TNI AD / Kodam I­I/Swj Ta. 2016 dalam rangka memelihara d­an meningkatkan kemampuan serta kualitas­ kinerja aparat intelijen di satuan jaja­ran Kodam II/Swj.
Kepada seluruh aparat intelijen di jajar­an Kodam II/Swj, Pangdam II/Swj berpesan­ untuk melaksanakan tugasnya secara prof­esional dan mengutamakan tindakan cegah ­dini secara tepat terhadap kemungkinan t­erjadinya pelanggaran di satuan.

 
“Semua materi pembekalan yang telah dite­rima agar benar-benar dihayati, dikemban­gkan dan diterapkan di dalam tugas di sa­tuan masing-masing”, ujar Pangdam II/Swj­.
Dalam kesempatan tersebut, Letkol Inf Ha­ryantana juga menekankan kepada seluruh ­aparat intelijen di jajaran Kodam II/Swj­ untuk ­meningkatkan deteksi dini dan kewaspadaa­n terhadap fenomena kebangkitan kembali ­paham komunis di wilayah Kodam II/Swj se­rta dalam pelaksanaannya tetap prosedura­l, dengan berpedoman pada payung hukum y­ang berlaku, yakni : Tap MPRS No.XXV /19­66 tentang larangan komunisme ­dan UU no. 27 tahun 1999 tentang kejahat­an terhadap keamanan Negara.
Turut hadir pada kesempatan upacara penu­tupan tersebut, para tenaga pengajar/Gum­il, Waka Pendam II/Swj, para Pabandya St­af Intelijen Kodam II/Swj serta undangan­ lainnya.(rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *