Halosumsel.com –

Konsep unik yang digagas oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang akan membangun Islamic Center yang tergabung dengan pusat pendidikan serta Masjid Raya Sriwijaya akan terlaksana, sebab tahun ini Kampus B Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah akan segera dibangun dengan 9 unit bangunan untuk tahap awalnya.

Disampaikan Rektor UIN Raden Fatah, Muhammad Sirozi, untuk tahun ini dimulai dengan pembangunan pagar dan turap. Selanjutnya pada tahun 2017 baru akan konstruksi bangunan fisik.

“Dananya sudah siap sejak tahun 2012 namun belum sepenuhnya selesai karena dilahan seluas 15 hektare ini harus ditimbun yang semulanya rawa dan juga masih banyak bangunan rumah. Tapi untuk sekarang semuanya selesai tinggal pembangunan saja,” ungkap Sirozi usai audiensinya di rumah dinas, Jalan Tasik Palembang, Kamis (16/6)

Untuk idealnya, ujar Sirozi, pembangunan selesai dalam empat tahun namun kali ini Gubernur meminta agar pembangunan dipercepat hingga tahun 2018 untuk menyambut Asian Games.

“Selain fakultas bangunan yang tersedia juga perpustakaan terpadu digital, laboratorium terpadu dan ruang rektorat. Sehingga konsep kampus ini akan menyatu dengan Islamic Center dan Masjid Raya Sriwijaya sebab kita tidak akan membangun masjid lagi para mahasiswa bisa menggunakan Masjid Raya Sriwijaya agar masjid tersebut senantiasa ramai ,” katanya

Kedepannya, lanjut Sirozi, UIN akan mewajibkan mahasiswa tahun pertama untuk tinggal di asrama.

“Kita juga kedepannya akan membangun rusunawa, mahasiswa pun akan diwajibkan mampu berbahasa Arab agar bisa menjadi nilai tambah dari lulusan UIN,” tandasnya.

Sementara itu, Walikota Palembang, Harnojoyo mendukung kemajuan perkembangan UIN termasuk dengan membantu penertiban pedagang dengan menempatkan petugas keamaan.

“Kita berharap agar tidak ada kendala apapun untuk pembangunan kampus B sehingga bisa segera menyatu dengan Islamic Center dan Masjid Raya Sriwijaya,” tukasnya

(Aisyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *