Halosumsel.com-
Mengisi kegiatan minggu militer, Kamis (23/6/2016) bertempat di pelataran Gedung Sudirman Makodam II/Swj, segenap prajurit Kodam II/Swj, mendalami kembali pengetahuan dan aplikasi tentang navigasi darat. Dengan menggunakan peta, kompas dan alat peraga pendukung lainnya, dengan narasumber Perwira Topdam II/Swj, seluruh prajurit Kodam II/Swj mendalami kembali tentang bagaimana menentukan arah kompas, tanda peta, koordinat, mencari sasaran, dan lain sebagainya.
Kapendam II/Swj Kolonel Syaepul Mukti Ginanjar,S.IP menjelaskan bahwa materi navigasi darat ini sangat penting bagi pelaksanaan tugas pokok prajurit, terlebih di daerah operasi, sehingga setiap prajurit harus memahami dan mampu mengaplikasikannya dengan baik.
“Program minggu militer yang dilaksanakan setiap bulan minggu ke-IV ini merupakan upaya untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan profesionalisme prajurit, khususnya bidang peraturan militer dasar dan pengetahuan dasar keprajuritan, termasuk materi navigasi darat,” jelas Kapendam.
Dijelaskan oleh Kolonel Syaepul bahwa selama satu minggu, dalam 1 bulan seluruh anggota militer Kodam II/Swj dengan menggunakan seragam loreng, melakukan penyegaran kembali tentang berbagai materi dasar keprajuritan, yang sebenarnya pernah dilaksanakan pada setiap pelaksanaan pendidikan kemiliteran, seperti berlatih Baris Berbaris, melaksanakan latihan Penghormatan Militer, pengetahuan senjata, latihan pelaksanakan pertolongan pertama lapangan (Longmalap), senam, bela diri militer Yong Moodo dan berbagai pengetahuan ataupun ketrampilan dasar keprajuritan yang mutlak harus dikuasai oleh setiap prajurit.
Latihan Minggu Militer ini sebagai upaya agar prajurit Kodam II/Swj back to basic, yakni kembali kepada norma dasar kehidupan prajurit serta memiliki jasmani militer yang prima. “Untuk itulah, kegiatan minggu militer di lingkungan TNI AD, termasuk di seluruh satuan jajaran Kodam II/Swj terus digalakkan dan dioptimalkan, sehingga pada gilirannya akan mampu mendukung keberhasilan pencapaian tugas pokok Kodam II/Swj, serta mewujudkan prajurit yang mencintai dan dicintai rakyat”, ujarnya.
Ditambahkan oleh Kapendam II/Swj bahwa ditengah arus perkembangan teknologi informasi dan tuntutan tugas yang semakin tidak ringan, maka prajurit harus tampil profesional dan berdisiplin serta tidak mudah terpengaruh dampak negatif lingkungan yang dapat menurunkan disiplin dan militansi sebagai prajurit TNI.(rilis)

