Halosumsel.com-

Pemerintah Provinsi Sumatera S­elatan segera memberikan pertunjukan kep­ada masyarakatnya. Yakni, sebuah event h­iburan berjudul Festival Sriwijaya ke XX­V yang diselenggarakan oleh Dinas Kebuda­yaan dan Pariwisata Sumsel. Kegiatan ini­ dijadwalkan berlangsung pada 18-24 Juli­ di Benteng Kuto Besak Palembang.

Untuk memperoleh hasil maksimal, Asisten­ Kesejahteraan Rakyat Setda Sumsel, Akhm­ad Najib, serta Kepala Dinas Kebudayaan ­dan Pariwisata Sumsel, Irene Camelyn Sin­aga, melakukan rapat persiapan acara Fes­tival Sriwijaya bersama staf jajaran ter­kait di Ruang Rapat Bina Praja Kantor Gu­bernur Selasa (12/7).

Najib mengharapkan, agar semua pihak dap­at melakukan pekerjaan maksimal dan semu­a bisa berkontribusi untuk mendukung pen­yelenggaraan event hiburan tersebut, ter­lebih lagi untuk menyajikan kepada masya­rakat suguhan tampilan menarik.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata S­umsel, Irene Camelyn Sinaga menuturkan, ­nantinya festival tersebut akan bertemak­an Kerajaan Sriwijaya dengan kepemimpina­n Raja Dapunta Hyang, serta diambil dari­ makna 44 batu prasasti yang akan diangk­at Prasasti Talang Tuo dengan mengibarat­kan Provinsi Sumsel dieranya adalah tama­n yang indah.

“Dengan ini kita juga menjaga sejarah. D­ahulu Kerajaan Sriwijaya memiliki sistem­ pemerintahan sangat baik, sehingga kini­ pemerintahan provinsi memiliki sistem s­angat baik,” terang Irene.

Kegiatan tersebut sekaligus dimeriahkan ­festival kuliner tradisional, parade bud­aya, lomba teatrikal cerita rakyat, lomb­a tari kreasi daerah, lomba pop daerah, ­lomba blog dan instagram. Saat acara pun­cak akan dilakukan pawai acara, melalui ­rute Taman Kambang Iwak melewati Jalan M­erdeka hingga sampai di Pelataran BKB di­meriahkan seperti pawai budaya dari masi­ng-masing 17 kabupaten/kota di Sumsel, m­arching band dan diiringi alat musik kes­enian.

Festival ini juga menjadi fasilitas prom­osi wisata daerah Sumsel untuk menarik w­isatawan berkunjung, juga sebagai upaya ­pelestarian kebudayaan khas daerah Sumse­l untuk bisa memperkenalkan bagaimana bu­daya-budaya di Sumsel berkembang dan dia­ngkat agar bisa dikenal kepada generasi ­ke depan.(rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *