Halosumsel.com-
Petualangan membobol minimarket bagi kedua warga Jalan Lettu Karim Kadir, Kelurahan Gandus, Kecamatan Gandus untuk sementara harus dihentikan. Betapa tidak, Rizki alias Jacky Chan (24) dan Rendi alias Iyeng (22) berhasil dilumpuhkan petugas dengan timah panas dibagian kaki kanannya masing-masing, saat hendak kabur ketika akan dibawa ke polsek, oleh Satuan Reskrim Polsek Gandus Palembang, Sabtu (23/7) pukul 01.00 WIB.

Dari tangan dua spesialis bobol minimarket ini, petugas turut menyita dua unit sepeda motor jenis Kawasaki Ninja dan Honda CVR milik para pelaku yang diduga hasil kejahatan, dua gunting besi, linggis dan palu.

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Tommy Aria Dwianto didampingi Kapolsek Gandus, AKP Dedi Rahmat Hidayat menjelaskan, penangkapan kedua tersangka berdasarkan dari penyelidikan anggotanya di back up satuan reskrim unit Pidana Umum Polresta Palembang, dimana keduanya ini merupakan spesialis pembobol minimarket yang kerap beraksi di wilayah hukum Gandus.

“Sedikitnya ada delapan TKP minimarket yang dibobol mereka. Total kerugian sebesar Rp 128 juta, satu pelaku yang ditangkap ini ternyata juga terlibat aksi bajing loncat truk pengangkut karet depan Batalyon Raider 200. Modus yang digunakan tidak lain, menjebol tembok minimarket pada malam hari, tepatnya ketika terkunci dengan alat yang sudah disiapkan,”jelasnya.

Dikatakan Tommy, pihaknya masih terus memburu pelaku lainnya yang terlibat, GS yang juga termasuk DPO Polsek Gandus.

“Menurut pengakuan mereka (tersangka_red), hasil kejahatan mereka ini selalu dipergunakan untuk berfoya-foya. Kini kami masih terus melakukan koordinasi dengan polsek lain guna mencari penadahnya,” tandasnya.

Dihadapan petugas, tersangka Jacky Chan mengaku sudah lima kali membobol minimarket, perannya sebagai pengawas situasi dan mendapat bagian sebesar Rp 5 juta persatu kali beraksi.

“Saya diajak Gusti pak. Sebelum beraksi kami lihat dulu situasi dan keadaannya. Lalu kami berbagi tugas. Hasilnya, kami jual di teman Gusti,” jelasnya.

Sementara, tersangka Rendi alias Iyeng mengaku sudah tiga kali bergabung dalam rombongan ini.

“Kedua motor yang disita itu milik Gusti pak. Bukan itu saja, saya juga pernah ikut mencuri karet di atas truk,” tambahnya. (agustin selfy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *