Halosumsel.com-
Edi Anhar, Kepala Desa Plajau yang berhasil diminta komentaranya oleh wartawan (17/9) menjelaskan terkait kedua warganya yang belum pernah dapat bantuan baik itu Kartu, KIS, KIP, maupun bantuan lainnya itu, sesungguhnya selaku Pemdes pihaknya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk membantu warganya yang belum dapat bantuan dan selaku Kepala Desa tidak tahu apa sebabnya kedua warganya ini tidak dapat bantuan.
Namun demikian kata Kades, masih berharap agar keluarga Pak Joko dan Ibu Novi tetap diperjuangkan supaya pemerintah baik dari Kecamatan, Kabupaten maupun dari Pempriv dan Pusat bisa memperhatikan dan bisa memberikan bantuan yang memang dibutuhkan, katanya.
Pak Joko yang oleh warga setempat akraf di sapa “Waras” ini menambahkan bahwa penghasilan untuk 1 bulan saja hanya cukup untuk makan sehari-hari, untuk kebutuhan lain, dia harus cari kerja srabutan.
” Saya sehari kerja sebagai buruh tani, ya itupun hasilnya gak seberapa, seminggu itu paling banyak Rp150 ribu, cukup gak cukup ya dicukupi, tanah aja kami numpang” tambahnya dengan sedih.
Demikian juga dikatakan Ibu Novi (30) dia hidup bersama suami dan 2 orang anak yang masih kecil kecil mengutarakan, bahwa keluarganya tidak pernah dapat bantuan seperti bantuan siswa miskin (BSM) maupun program pemerintah yang memang untuk keluarga sangat miskin.
” Ya mau gimana lagi mas, saya juga gak ngerti program pemerintah yang musti siapa dapat bantuan itu, memang saya gak pernah dapat, yang saya tahu cuma dapat raskin itulah, saya juga bingung mas anak tetangga dapat bantuan siswa miskin la kok anak saya gak dapat tapi gak apalah ikhlas ajalah mas”, ungkapnya pasrah. (waluyo)

