Korban begal Iwandika (20) yang tercatat sebagai warga Jalan Krio Senen Rt 04/01 Desa Tanjung Menang Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin Sumsel.
Sebenarnya periristiwa itu terjadi Senin (26/9) lalu sekira pukul 23.00 Wib yang saat itu korban sedang melintas di perbatasan Desa Tanjung Menang dengan Dusun Karang Petai usai ngapel ditempat pacarnya, terangnya saat diminta komentarnya diruang Perawatan RSUD Banyuasin (28/9) beberapa saat yang lalu.
Kronologis kejadian, ketika korban Iwandika pulang dari mengantar calon tunangan pulang kerumah usai menonton acara OT didesanya, di Desa Tanjung Menang Kecamatan Banyuasin III.
Korban melintas di TKP di Lingkungan XI Karang Petai Kelurahan Pangkalan balai Kecamatan Banyuasin III tiba-tiba ada dua orang tak dikenal muncul dari semak-semak ditepi jalan langsung menghadangnya dan langsung memukul bagian kepalanya dengan dua batang kayu ukuran 55, akibat dari kejadian tersebut Iwandika mengalami luka dibagian kepala, Telinga dan lebam di muka langsung jatuh pingsan.
Kemudian peritiwa penodongan yang dilakukan oleh dua orang tidak dikenal tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Pangkalan balai.
“Anak saya ini waktu itu selesai menyaksikan acara hiburan di Desa kami bersama tunanganya, mengingat hari sudah larut malam, maka anak saya mengantar pulang kerumahnya di Lingkungan XI Karang Petai Kelurahan Pangkalan balai, saat Dia dalam perjalanan pulang ke Desa Tanjung Menang anak saya setibanya di perbatasan Desa diberhentikan oleh dua orang tidak dikenal yang langsung menghadangnya dengan menggunakan kayu dan langsung memukul”, jelas Ruslan (50) Ayah korban.
Masih kata Ruslan, selain membawa anaknya ke Rumah Sakit ini untuk dirawat dan harini sudah hari ke-3 dan sampae sehat benar baru dibawa pulang dan waktu itu usai kejadian dirinya langsung mengambil langkah cepat melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pangkalan balai.
“Saya berharap, pelaku segera tertangkap dan dihukum seberat-beratnya karena pelaku sudah melukai anak saya dan tega memotong daun telinga bahkan hampir nyawa anak saya melayang”, ungkapnya seraya menampakan rasa dendamnya dengan kawanan pelaku begal tersebut.(waluyo)

