Halosumsel.com-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) memastikan revitalisasi Pasar Cinde dan rencana pemasangan tiang pancang akan mulai dikerjakan pada awal tahun 2017.
Asisten II Pemprov Sumsel Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Yohanes H Toruan, jum’at (04/11) setelah melalui beberapa tahapan, maka proses revitalisasi ditargetkan selesai sebelum Asian Games 2018.
Menurutnya telah dibahas mengenai usulan solusi desain pengembangan pasar Cinde, yang juga merupakan tindak lanjut dari rapat yang pernah digelar pada bulan Oktober lalu, segala sesuatu yang dibutuhkan dalam revitalisasi Pasar Cinde terselesaikan pada 8 November 2016 mendatang.
Selanjutnya untuk mengetahui progres, Pemprov Sumsel juga telah mengumpulkan instansi terkait, seperti Disbudpar Sumsel, dan Disperindag Sumsel untuk melihat persiapan yang sudah ada jelang 8 November, sekaligus PT Magna Biatum yang mengajukan design pengembangan.
“Awalnya, tim kajian belum melaksanakan tugasnya, karena terkendala dengan belum adanya dana. Saat ini, Pemprov Sumsel telah menyediakan anggaran sekitar Rp 300 juta, yang diperuntukan bagi tim kajian, Dananya sekarang sudah tersedia di BPKAD sebesar Rp 300 juta,” ungkapnya.
Lebih lanjut Yohanes juga mengatakan, rencana revitalisasi akan tetap dikerjakan dengan seluruh persyaratan yang diperlukan. Untuk itu pihaknya akan terus berupaya menyiapkan segala persyaratan, termasuk hasil dari tim kajian cagar budaya.
“Jika memang masih ada hal-hal yang harus dipenuhi, tetap akan dipenuhi, januari 2017 mulai dipancang, Agustus 2018 bisa selesai, dan yang tetap dipertahankan tiang cendawan,” pungkasnya. (adi)

