Halosumsel.com-

Menanggapi peristiwa miras oplosan yang merenggut sedikitnya tujuh jiwa membuat Kapolsek Seberang Ulu I Palembang, AKP Khalid Zulkarnaim SIk Angkat bicara. Menurutnya, upaya kepolisian dalam menyelidiki kasus ini hendaknya jangan ditumpukan pada polisi semata, hendaknya Pemerintah Daerah (Pemda) juga ikut terlibat.

“Kami sudah melakukan upaya kepolisian dengan mendatangi pedagang miras tersebut. Beliau juga sudah kami introgasi dan ambil keterangannya sebagai saksi. Kami tidak mengamankan apa-apa dari sana, kami hanya memeriksanya saja setelah itu kami perbolehkan pulang. Pedagang itu menjual minuman tapi masih bersegel, korban sendirilah yang mengoplosnya dengan suplement atau obat lainnya. Dari kasus ini, kita semua berharap agar pemerintah juga ikut terlibat dan menangani masalah ini,” jelas Kapolsek Seberang Ulu I, AKP Khalid Zulkarnain SIk didampingi Kanit Reskrim Polsek SU I, Iptu Azwar kepada awak media.

Meskipun demikian, Khalid tetap akan terus menindaklanjutinya, mengingat lokasi penjualan ada di wilayah hukumnya, sementara korban meninggal ada di wilayah hukum Polsek Seberang Ulu II. Pria berpangkat balok tiga ini menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menyentuh minuman keras apalagi mencoba untuk mengoplos sendiri.

“Dari segi agama itu sudah jelas dilarang. Alangkah baiknya kita mengantinya dengan mengkonsumsi banyak air putih, jus atau susu. Jelas badan sehat dan bugar,” tandasnya.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, kembali penikmat miras oplosan menelan korban. Tak tanggung-tanggung, untuk hari ini saja tiga orang meregang nyawa, Rabu (9/11). Rusdi (40) warga Jalan KH Azhari yang diketahui sebelumnya ikut pesta miras di Lorong Bangsal, kemudian Hendra Saputra (26) warga Tangga Takat Lorong Hamidin dan Beni Rio (25) warga Jalan KH Azhari meninggal dunia karena keracunan.

Diketahui, sebelumnya kemarin ada empat orang tewas akibat menenggak miras yang sama. Ke empat pemuda itu, saat pendapatkan perawatan di RS Muhammadiyah dan RS Dr Mohamad Hosein, Palembang. Menurut catatan yang ada sudah tujuh orang tewas yang melakukan pesta miras di wilayah
SU II Palembang.

Selain itu, ada satu orang lagi, yakni Zulkarnain (18) warga Hoktong
di rawat di IGD RS Muhammadiyah karena menenggak miras jenis vodka di campur kuku bima sebanyak satu botol. (agustin selfy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *