Halosumsel.com-
Dalam rangka meningkatkan dan mengukur kemampuan jasmani prajurit di jajarannya, Kodam II/Swj menggelar kegiatan Test Samapta Periodik II TA. 2016.
Setelah sebelumnya para prajurit golongan Tamtama, Bintara dan Perwira Pertama (Pama) melaksanakan tes Samapta pada tanggal 25 Oktober s.d 3 November lalu, kini giliran kelompok Perwira Menengah (Pamen) Kodam II/Swj yang berpangkat Mayor dan Letnan Kolonel juga melaksankan tes samapta atau tes kesegaran jasmani yang dilaksanakan, mulai hari ini, Senin, 21 November s.d 25 November 2016 bertempat di lapangan Garuda Jasdam II/Swj, Jln. Tanjung Api-api Km. 9 Palembang.
Tes Samapta yang diselenggarakan dan dikoordinir oleh Jasdam II/Swj ini diikuti oleh seluruh Pamen yang bertugas di wilayah Sumsel.
Tes Samapta yang merupakan bagian dari program kerja Kodam II/Swj dan dilaksanakan 2 (dua) kali dalam setahun, dimaksudkan untuk mengukur hasil pembinaan fisik yang telah dilaksanakan dan tingkat kesegaran jasmani prajurit.
Materi tes Samapta untuk kelompok Pamen, sama seperti kelompok prajurit yang lain, terdiri dari tes kesegaran jasmani A, berupa lari sejauh 3.200 meter dan dilanjutkan dengan tes kesegaran jamani B yang berupa Pull Ups, Sit Ups, Push Ups dan Shutle Run. Sebelum melaksanakan tes kesegaran jasmani, seluruh Pamen Kodam II/Swj juga melaksanakan pemeriksaan kesehatan berupa pemeriksaan tensi oleh Tim kesehatan dari Kodam II/Swj.
Bagi Pamen yang tensinya terlalu tinggi atau terlalu rendah (tidak normal) tidak diijinkan untuk mengikuti tes. Selanjutnya dilakukan cek denyut nadi dan senam pemanasan.
Selain tes kesegaran jasmani A dan B, juga dilaksanakan tes renang dasar militer bertempat di Kolam Bala Putra, Dewa Markas Yonif 200 Raider/BN Gandus.
Ditempat terpisah, Kapendam II/Swj Kolonel Arh Syaepul Mukti Ginanjar, S.I.P., mengungkapkan bahwa bagi seluruh prajurit, Tes Samapta periodik ini wajib diikuti, karena kegiatan ini merupakan salah satu program kerja yang sudah ditetapkan dari Komando Atas.
”Sebagai alat pertahanan Negara, prajurit dituntut memiliki fisik yang prima dan tubuh yang kuat yang setiap saat harus siap bergerak dan ditugaskan, sehingga prajurit harus senantiasa membina jasmani dan menjaga kebugaran fisiknya”, ujarnya.(sofuan/rel)

