Halosumsel.com-
Dalam perbincangannya dengan sejumlah wartawan sekitar pukul 23.00 wib (23/11) kemarin malam Hasyim, Kades Tabuan Asri Pulau Rimau Banyuasin Sumsel ini mengatakan untuk memberikan ketenangan warganya yang menjadi korban banjir dirinya rela turut tidur dalam tenda pengungsian.
” Ya saya selama warga mengungsi ditanggul ini dan mereka tidur dalam tenda ini, saya juga ikut tidur dalam tenda pengungsi semacam ini”, jelasnya.
Hasyim menambahkan, bahkan kepada petugas kesehatan dari Poskesdes pun saya minta untuk memantau dan memberikan pelayanan kesehatan dengan mendatangi langsung ketujuh lokasi yang dijadikan tempat pengungsian ini.
Tujuan saya dari Petugas Kesehatan melakukan jemput bola istilahnya ini jangan sampai ada warga korban banjir ini ada yang menjadi ada korban jiwa akibat dari dampak banjir.
Dari Pemkab Banyuasin, melalui dinas terkait baru mendapat bantuan Tenda sebanyak 7 unit yang perunitnya dihuni 9-10 KK atau sekitar 20-25 jiwa saat lain ditenda yang dibuat oleh sebagian korban termasuk ada juga bantuan obat-obatan dari Dinas Kesehatan juga ada bantuan dari Kapolsek Pulau Rimau berupa Minuman, karena warganya sudah kesulitan mendapatkan air bersih juga ada sebagian bantuan sembako dari Dinas lain.
Agar genangan air didesanya cepat surut dan warga bisa segera kembali kerumahnya kami mengusulkan kepada Dinas PU Pengairan Pemkab Banyuasin melakukan normalisasi saluran Primer sejauh 1,9 km dari desanya ini sampai di Muara Laut.
” Namun sampai kapan saja banjir ini masih menggenangi desanya dan warganya masih tinggal di tenda pengungsian, dirinya tetap ikut tinggal dan tidur dalam tenda pengungsian”, akunya seraya menyakinkan warga yang sudah mulai terlihat gelisah selama sepekan ini hidup dipengungsian.(IP07

