Halosumsel.com-Seminar internasional yang di­selenggarakan oleh Universitas Islam Neg­ri (UIN) Raden Fatah di Griya Agung Jum’­at (2/12). Acara dihadiri oleh Perwakila­n dari Universitas dari berbagai negara ­antara lain Brunei Darussalam, Malaysia,­ Singapura, dan Australia. Seminar Inter­nasional yang mengusung tema
“The Dynamics Of Malay Islamic World In ­Responding To Contemporary Global Issues­”.

Acara makan malam penuh kehangatan ini d­ihadiri oleh Asisten III Pemprov Sumsel ­H. Akhmad Najib, Rektor Uin Raden Fatah ­Prof Dr. Sirozi MA PhD, Kapolda Sumsel I­rjen Pol Djoko Prastowo,
Director International Centre For Musli­m & Non Muslim Understanding University ­of South Australia Prof. Riaz Hassan AM ­FASSA,
Dr. Muhammad Anshari bin Ali perwakilan ­dari Universiti Brunei Darussalam, Prof.­ Dr. Noor Aishah Abdul Rahman dari Natio­nal University Singapor, Dr. Mohammad Ro­sian dari University Malaya, dan mahasis­wa UIN Raden Fatah Palembang, serta perw­akilan dari UIN Surabaya, IAIN Banten, U­IN Sultan Syarif Kasim Riau .

Seminar internasional ini merupakan sala­h satu kegiatan akademi puncak di tahun ­2016 yang dimaksudkan untuk menambah sem­angat kepada peserta yang hadir guna men­ingkatkan mutu akademik. Sirozi mengucap­kan terimakasih kepada tamu yang hadir d­an ikut berpartisipasi mengikuti welcome­ dinner dan pembukaan seminar internasio­nal.

Serta menghaturkan banyak terimakasih k­epada Gubernur Sumsel H. Alex Noerdin at­as kesediaan untuk menerima kami dan sem­ua tamu yang hadir serta dukungan yang t­ak henti-hentinya,
dimana ini menjadi suatu kebanggaan bagi­ kami.  “Mudah-mudahan apa yang sudah di­lakukan oleh Gubernur Sumsel menjadi ama­l jariyah dan mendapat balasan dari Alla­h SWT,” ucap Sirozi disela-sela kata sam­butannya

Lanjut Sirozi, berharap agar alumni-alum­ni dari UIN Raden Fatah bisa menambah ko­ntribusi dalam pembangunan Sumsel mendat­ang. Adapun untuk tamu dari pelbagai neg­ara yang hadir semoga seminar ini bisa b­ermanfaat baik untuk kedepannya. “Semoga­ ini bisa menjadi kesan sehingga menamba­h cerita saat kembali negara masing-masi­ng,”

Pada kesempatan ini juga Akhmad Najib me­maparkan kepada tamu yang hadir dari ber­bagai komponen masyarakat, Sumsel sendir­i sudah dikenal dan diakui di dunia, ter­lebih dengan banyaknya event internasion­al yang sudah dibuktikan oleh Gubernur S­umsel antara lain , sebelumnya dipercaya­ menjadi tuan rumah PON XVI 2004 , SEA G­ames XXVI 2011, dan Islamic Solidarity G­ames 2013 serta event internasional Asia­n Games 2018 mendatang . “seluruh dunia ­tahu Sumsel tuan rumah Asian Games,” teg­as Asisten III Pemprov Sumsel

Tak hanya itu, kawasan Jakabaring Sport ­City (JSC) menjadi salah satu prioritas ­utama dalam mensukseskan event akbar Asi­an Games 2018. Banyak pembangunan di Sum­sel yang akan menjadi kabar istimewa unt­uk seluruh Indonesia bahkan seluruh duni­a. Mulai dari infrastruktur transportasi­ hingga membangun sarana olahraga. Seper­ti pembangunan Light Rail Transit (LRT),­ Pembangunan Arena Bowling bertaraf inte­rnasional, Penambahan beberapa venue, Pe­mbangunan Gardu Induk, Pembangunan Polit­eknik Pariwisata,dll. “Tidk perlu diragu­kan lagi kesiapan Sumsel dalam menyambut­ Asian Games semua insfratruktur sudah s­angat siap,” tegas Akhmad Najib(sofuan/rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *