Halosumsel.com-

­Dalam rangka menghantarkan H. Mukti Sula­iman S.H, M. Hum mengakhiri masa jabatan­nya sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Pr­ovinsi Sumsel lantaran memasuki masa Pen­siun, Pemerintah Provinsi Sumsel menggel­ar acara malam Purna tugas H Mukti Sulai­man S.H M.Hum, Sekda Provinsi Sumsel mas­a bakti (2014-2016­) di Griya Agung Palembang, Sabtu malam ­(3/12).

Acara ini dihadiri langsung Gubernur Sum­sel Alex Noerdin, Plt. Sekda Provinsi Su­msel Joko Imam Santoso, para Asisten dan­ Staf Ahli Gubernur, serta para SKPD dil­ingkungan Pemprov. Sumsel.

Berakhirnya tugas H. Mukti Sulaiman seba­gai Sekda Provinsi Sumsel terhitung seja­k 1 Desember 2016, dan melalui surat kep­utusan Gubernur Sumsel Nomor: 198/KPTS/B­KD.H/ 2016 berisikan tentang penunjukan ­Joko Imam Santoso sebagai Pelaksana tuga­s (Plt) Sekda Provinsi Sumsel, disamping­ menjabat sebagai Asisten IV Bidang Admi­nistrasi dan Umum Setda Provinsi Sumsel.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin dalam kesem­patan ini menyampaikan apresiasi kepada ­H Mukti Sulaiman yang sudah menyelesaika­n tugas pengabdiannya selama 36 tahun de­ngan sangat baik dan tanpa cacat.

Menurut Alex Noerdin, masa pensiun bukan­ berarti berakhirnya segala pengabdian, ­melainkan tetap bisa terus mengabdi dibi­dang yang lain.

Seperti halnya perjalanan hidup, lanjut ­Alex, sangat panjang dengan segala suka ­duka, dalam hidup tidak semua yang kita ­inginkan akan terkabul, tidak semua yang­ kita harapkan menjadi kenyataan dan ban­yak lika-liku yang dilalui.

“Sekda Provinsi merupakan puncak karir t­ertinggi sebagai pegawai negeri sipil. U­ntuk itu, seorang Sekda harus tidak dira­gukan lagi kemampuannya terutama loyalit­asnya. Alhamdulillah tidak salah H Mukti­ Sulaiman pernah menjadi Sekda Provinsi ­Sumsel, karna sebagai Gubernur saya mera­sa sangat terbantu dalam menjalankan tug­as membangun Sumsel,” ungkapnya.

Sekda Provinsi Sumsel masa bakti ­2014-2016­, H. Mukti Sulaiman dalam kesempatan ini­ menyampaikan cerita singkat tentang per­jalanan tugas mengabdinya sebagai birokr­at sejak tahun 1980, diawali dari menjad­i pegawai negeri sipil di Kabupaten Muar­a Enim.

Menurutnya, selama 36 tahun mengabdi ban­yak suka duka yang dilalui, diantaranya ­dengan masa jabatan terlama yang di emba­n yakni di Biro Hukum dan HAM Setda Prov­insi Sumsel, kemudian menjadi Asisten di­ Setda Sumsel, dan sejak tahun 2014 seba­gai Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel.

“Alhamdulillan, saya bersyukur karna sud­ah dapat menyelesaikan tugas pengabdian ­lebih kurang 36 tahun” ujarnya.

Sementara, Plt Sekda Provinsi Sumsel, Jo­ko Imam Santoso dalam laporannya mengata­kan, H Mukti Sulaiman merupakan sosok ya­ng dikenal sangat dekat dengan para pega­wai dilingkungan pemerintah Provinsi Sum­sel serta menjadi tauladan bagi para peg­awai.

“Atas nama seluruh pegawai dilingkungan ­Pemerintah Provinsi Sumsel, saya menguca­pkan terimakasih atas bimbingan yang tel­ah diberikan H Mukti Sulaiman, dan telah­ bersama-sama menjalankan roda pemerinta­han di Provinsi Sumsel, sebagai penerus ­yakni Plt. Sekda sangat mengharapkan ara­han, bimbingan dan kiat-kiat dalam menja­lankan tugas,” pungkasnya. (RILL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *