Halosumsel.com-
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengapresiasi kampanye Gerakan Cinta Rupiah dan Gerakan Anti Uang Lusuh yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia dalam pembukaan Exspo Syariah 2016 di Palembang Icon Mall (9/12) Mengingat dalam mekanisme penggunaan uang merupakan komponen yang sangat penting dalam menunjang kegiatan keseharian masyrakat.
Pada kata sambutanya Asisten III Pemprov Sumsel H. Ahmad Najib mengatakan dalam menunjang kegiatan sehari-hari penggunaan uang yang digunakan masyarakat kondisinya harus benar-benar layak edar sebagaimana mestinya, serta meningkatkan pemahaman mengenai keaslian uang rupiah agar tidak menjadi korban pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.” saya berharap bank indonesia dan perbankan dapat secara optimal melayani penyediaan rupiah bagi masyarakat,” terang Najib
Dalam hal ini, lanjut Najib, konsep ekonomi dan keuangan syariah bukanlah suatu konsep yang eklusif untuk masyarakat muslim saja, melainkan bersifat inklusif yaitu dapat melayani seluruh masyarakat tanpa membedakan agama dan asal-usulnya. Dengan demikian ekonomi dan keuangan syariah dapat memberikan manfaat sosial berupa pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkeadilan, gerakan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah juga sejalan dengan semangat membangun sumsel.”
Semoga expo syariah memberikan manfaat seluas-luasnya kepada masyrakat sesuai dengan tema syariah untuk semua,” imbuh Asisten III Pemprov Sumsel disela-sela membuka resmi Expo Syariah 2016
Pada kesempatan ini juga Kepala Kantor Perwakilan BI Sumsel Hamid Ponco Wibowo mengatakan dalam rangka mendukung program pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, diharapkan akses masyarakat kepada lembaga keuangan syariah dapat meningkat guna mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di daerah Sumsel .
Adapun rangkaian kegiatan ini antara lain sosialisi dan edukasi kepada masyarakat mengenai Gerakan Cinta Rupiah dan Gerakan Anti Uang Lusuh, dimaksudkan sebagai bentuk upaya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga menjaga mata uang Rupiah yang merupakan simbol kedaulatan negara, juga sebagai bentuk komitmen dalam pengembangan ekonomi di Sumsel . “Pada akhirnya kami berkeyakinan ekonomi syariah akan menjadi salah satu pilar terpenting yang mengantarkan Indonesia sebagai negri yang makmur,” Pungkas Hamid (sofuan/rel)

