Halosumsel.com-

Dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika (HJK) Tahun 2016, Korem 041/Gamas  dan jajaran melaksanakan Karya Bakti, sebelum melaksanakan kegiatan pembersihan di beberapa tempat seluruh anggota berdoa menurut agama dan kepercaannya masing-masing Jum’at. (9/12/16).
 
Hari Juang Kartika TNI-AD adalah tanggal khusus yang khusus diperingati untuk mengenang Pertempuran Ambarawa. Sebelumnya bernama Hari Infanteri. Jenderal Soedirman sebagai pemimpin pasukan menegaskan perlunya mengusir tentara sekutu dari Ambarawa secepat mungkin. Sebab sekutu akan menjadikan Ambarawa sebagai basis kekuatan untuk merebut Jawa Tengah.
 
Dengan semboyan ”Rawe-rawe rantas malang-malang putung, patah tumbuh hilang berganti”,pasukan TKR (Tentara Keamanan Rakyat) memiliki tekad bulat membebaskan Ambarawa atau dengan pilihan lain gugur di pangkuan ibu pertiwi. Pertempuran berakhir dengan kemenangan gemilang dari TKR. Benteng pertahanan sekutu yang tangguh berhasil direbut pasukan TKR. Kemenangan pertempuran Ambarawa pada tanggal 15 Desember 1945 dan keberhasilan Panglima Besar Jenderal Soedirman ini kemudian diabadikan dalam bentuk monument Palagan Ambarawa. TNI AD memperingati tanggal tersebut setiap tahun sebagai Hari Infanteri.
 
Kegiatan tersebut merupakan salah satu dari rangkaian menyambut Peringatan Hari Juang Kartika Tahun 2016, yang diikuti oleh para Prajurit TNI, HSN  Korem 041/Gamas  beserta jajarannya serta Ormas. Adapun Karya Bhakti TNI ini dilaksanakan di beberapa tempat ibadah yaitu Taman Makam Pahlawan, Vihara di Jln. Jenggalu, Pembersihan Masjid Ali Wal Asri di Lingkar Barat, Gereja HK BP di Lingkar Barat, dipimpin Pgs Kasipers Rem 041/Gamas, Para Pasi Rem 041/Gamas berjumlah 203 orang membersihkan area tersebut secara bergotong-royong. Ini merupakan salah satu Serbuan Teritorial yang dilaksanakan oleh TNI AD, sehingga terjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat.(rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *