Halosumsel.com –
Emosi, sedih dan kecewa ketika mendengar keluhan sang isteri, Fit (24) telah diperlakukan tidak senonoh oleh ayah angkatnya, Ano. Tentu saja, Ari (24), suami korban keberatan sehingga membawa kejadian ini ke Mapolresta Palembang, kemarin.
Dalam laporannya korban membeberkan, dirinya diajak sang suami untuk berobat pasca keguguran. Dengan mendatangi kediaman sekaligus tempat praktek pelaku, di Gang Mawanah Plaju pada Selasa (13/12) pukul 11.00 WIB, korban mencoba untuk mempercayai perkataan pelaku.
“Tujuan saya kesana untuk mengetahui apa yang terjadi kepada saya, karena sejak pasca keguguran seminggu yang lalu, saya trauma. Memang saya kesana ditemani suami, tapi saat pelecehan itu saya berada di ruang terpisah,” ujar korban kepada petugas piket.
Mula-mula pelaku mengoleskan minyak dibagian telapak tangan korban, lalu mengusapkannya ke bagian wajah.
“Dia bilang untuk mengusir peniat jahat. Lalu, dia mengerayangi dada dan kemaluan. Tidak hanya itu dia juga mencium dan memaksa saya memegang kemaluannya. Tentu ini tidak benar, saya menolak dan bermaksud keluar ruangan. Lantas, dia menghalangi dan mengancam akan mencelakakan suami saya. Setelah beberapa jam memendam rahasia ini, akhirnya saya ungkapkan kepada suami saya,” tambahnya.
Sementara suami korban, Ari mengatakan dirinya sudah mendatangi pelaku.
“Saya mempertanyakan perbuatannya itu, tapi dia tidak mengaku dan menantang saya untuk silakan melapor ke polisi,” jelasnya.
Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede SH SIk MH didampingi Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Kini kami masih mengambil keterangan korban. Segera mungkin kami akan tangkap pelaku,” tegasnya
(agustin selfy)

