* Pelaku Pasang Aksi Sok Kenal Sok Dekat (SKSD) Dengan Korban
Halosumsel.com –
Penyelidikan yang fokus selama dua hari dalam penyelidikan keberadaan dua pelaku perampokan terhadap korban Lisnawati (44) warga Jalan Komering II No 76 Kelurahan Sematang Borang pada Kamis (22/12) membuahkan hasil.
Dua warga Jalan Pengadilan Tinggi Pologadung Kecamatan Alang-alang Lebar, Feri Albino (25) dan Hary Chandra (30) tak dapat berkutik saat petugas reskrim Unit Pidana Umum Polresta Palembang. Dengan barang bukti berupa satu unit ponsel merek Asus, satu unit mobil Xenia nopol BG 1658 UC warna putih dan baju korban akhirnya disita aparat untuk penyelidikan lebih lanjut.
Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono SIk MH didampingi Kasat Reskrim, Kompol Maruly Pardede SH SIk dan Kanit Pidum, AKP Robert Perdamaian Sihombing SH sedang mendalami keterangan para tersangka.
“Motifnya murni perampokan. Pelaku ini memang sedang mencari mangsa di kawasan Sako. Melihat korban, pelaku pura-pura kenal dan mengajaknya naik mobil. Tidak disangka korban, ternyata pelaku lainnya sudah berada di dalam mobil dan sembunyi dibangku belakang,” jelas Wahyu.
Terlarut dalam obrolan, mobil melintasi Jalan perindustrian KM 7 Kecamatan Sukarami. Konsen dengan perjalanan itu, pelaku Hery membekap mulut korban dengan tangannya. Mendapati serangan dadakan, korban mencoba keluar dari mobil. Melihat perlawanan korban, lalu pelaku Fery membantu untuk mencekik leher korban, hingga korban kesulitan bernafas.
“Mereka menyeting masalah ini dengan cukup rapi. Kami tetap akan memproses dan mendalami keterangan kedua tersangka,” pungkasnya.
Dijabarkan Kasat Reskrim, Kompol Maruly Pardede SH SIk MH, mobil yang digunakan tersangka adalah mobil pinjaman.
“Mobil ini milik kakak ipar Fery. Mereka sok kenal sok dekat dengan korban. Lalu mereka mengeksekusinya di dalam mobil. Harta benda berupa gelang emas, kalung, handphone dan uang tunai dirampasnya. Dengan kondisi kedua tangan terikat dibelakang, korban dibuang di pinggir jalan. Atas kecekatan anggota kita, alhamdullilah perkara ini dapat kita ungkap. Mereka (kedua tersangka_red) terpaksa kita hadiahi dua butir timah panas di kakinya masing-masing, karena dia mencoba untuk melawan saat akan ditangkap,” tegasnya. (agustin selfy)

