Halosumsel.com-
Entah apa yang ada di benak Sarah (21) warga Rusun Blok 5 lantai 4 No.91 RT 24 RW 07 Kelurahan 23 Ilir Kecamatan Ilir Barat I Palembang hingga meninggalkan kedua anaknya ke pasar, tanpa menitipkan kepada tetangga. Akibatnya anak pertama, Irwan (3) tewas seketika setelah terjun dari lantai empat rumahnya pada Sabtu (7/1) pukul 15.00 WIB. Ka SPKT dan Tim Identifikasi Polresta Palembang pimpinan Aiptu Agus Wijaya S.Psi langsung olah TKP.
Kejadian berawal saat korban bermain di depan rumahnya. Tanpa pengawasan orang tuanya, korban memanjat tembok dan terjun dari lantai empat ke lantai dasar. Spontan, kejadian ini membuat heboh warga rumah susun. Tetangga korban langsung membawa bocah tiga tahun itu ke RS AK Gani. Namun, taqdir berkata lain, anak sulung dari dua bersaudara ini telah meninggal dunia sebelum dibawa ke rumah sakit.
“Saya terkejut saat melihat ada benda jatuh di depan rumah. Ketika saya lihat, ternyata korban sudah terlentang dan mengeluarkan darah segar dibagian kepalanya,” jelas Faridawati (55) saat ditemui petugas piket fungsi Polresta.
Dikatakan Faridawati, korban adalah anak sulung Sarah.
“Setahu saya Sarah, Ibu korban single parent memiliki dua anak, yaitu korban dan Amel berusia satu tahun,” terangnya.
Sementara Hendri (14) menjelaskan dirinya sempat melihat korban bermain bersama adiknya.
“Saya tidak tahu kalau orang tuanya tidak ada di rumah,” tutur bocah ini polos.
Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede SH SIk MH didampingi Ka SPKT Ipda Ledi SH membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Kami sudah mengambil keterangan dari beberapa saksi yang melihat kejadian ini. Kini kami masih mengumpulkan bukti dan kami akan panggil orang tuanya,” jelas Maruly, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.
Diungkapkan Maruly, sebelum kejadian korban dan adiknya ditinggal Ibunya ke pasar, tanpa menitipkan bocah balita itu kepada tetangganya.
“Seperti yang kita ketahui, anak balita masih harus dalam pengawasan orang tuanya,” tutup bapak berpangkat melati satu ini. (agustin selfy)

