Halosumsel.com-
Berdalih butuh uang untuk modal dagang boneka, Ari Wibowo (25) warga Jalan KH Azhari Lorong Kemasan
Kelurahan 3-4 Ulu Kecamatan SU I nekat menjambret tas milik guru honorer, Refelianti (40) warga Jalan Kapten Abdullah Lorong Selamet Kelurahan Plaju Ulu Kecamatan Plaju, saat melintas di kawasan Kertapati beberapa waktu lalu.
Kini, ayah dua anak ini terpaksa mendekam di balik jeruji besi sel Tahanan Polsek Seberang Ulu I, setelah anggota Reskrim Polsek pimpinan Iptu Azwar menyergapnya di Jalan Faqih Usman Lorong Karya II Kelurahan 2 Ulu Kecamatan II pada Senin (23/1), sekitar pukul 18.30 WIB. Dari tangan tersangka, petugas turut menyita satu unit sepeda motor Honda Beat bernopol BG 3441 AAL dan tas sandang berwarna pink.
Kepada petugas tersangka mengaku butuh uang untuk memperpanjang modal usahanya dalam berjualan boneka di pasar.
“Saya sudah dua kali menjambret. Saya terpaksa melakukannya pak, karena usaha jualan saya nyaris bangkrut, sementara keluarga saya harus makan,” jelas tersangka.
Dalam kondisi kesakitan akibat luka tembak dikaki kirinya, tersangka menambahkan kalau aksinya ini tidak dilakukan sendiri melainkan dibantu temannya Heri (DPO).
“Kami bagi tugas pak, pilotnya Heri. Sebelum beraksi, kami keliling dulu. Setelah pas, baru kami tarik tasnya. Saat itu tas berada di pangkuan korban,” tambahnya.
Kapolsek Seberang Ulu I Palembang, Kompol Khalid Zulkarnain didampingi Kanit Reskrim, Iptu Azwar sedang mengembangkan kasus pencurian dengan pemberatan yang dilakoni tersangka.
“Kini kami masih memburu rekannya, HR (DPO) yang masih berkeliaran. Tersangka ini sebenarnya sudah lama kita incar namun berhasil lolos. Nah, saat mendapat informasi keberadaannya, langsung kami ringkus. Kami terpaksa menghadiahkan butiran timah panas di kaki kirinya karena dia mencoba kabur saat akan ditangkap,” beber Khalid saat dikonfirmasi di ruang kerjanya. (agustin selfy)

