Halosumsel-‘

Sepekan terakhir berkembang isu ditengah masyarakat khususnya diwilayah Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan dan banyak berbagai pemberitaan dimedia tentang penculikan anak memang menjadi perhatian khusus bagi orang tua terhadap anak-anaknya, kali ini yang mendadak bikin heboh didesa Plajau Ulu Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin ada Dua bocah siswa PAUD yang dikabarkan nyaris jadi korban penculikan, yakni berinisial HK (6) dan ID (6).

Kedua bocah yang duduk di bangku sekolah Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD) di Desa Pelajau dan Desa Ujung Tanjung Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin ini nyaris menjjadi korban penculikan oleh orang yang tak dikenal.

Menurut kesaksian Ibu Linda (35) Ibu kandung HK kepada wartawan media ini seperti yang dilangsir dari media online halosumsel.com selasa (28/3), kejadian bermula saat anaknya pulang dari mengaji tiba-tiba dihampiri orang tak dikenal dengsn modus memberikan sesuatu kepada anaknya.

“Memang waktu itu anak saya pulang dari mengaji bersama anak-anak lainya, sekitar pukul 15.00 wib, di jalan ada satu orang menggunakan sepeda motor seperti tukang ojek memberikan sesuatu kepada anak saya, adik saya waktu kejadian mencurigai gerak gerik orang tersebut dan langsung memanggil anak saya, seketika itu orangnya langsung pergi karena melihat adik saya memanggil anak saya” tuturnya cemas

Kejadian tersebut lanjutnya, menjadikan pelajaran juga, karena harus hati-hati dan jangan dibiasakan lagi membiarkan anaknya tanpa pengawasan.

Hal senada juga dikatakan Ibu Yanti (30) warga Desa Ujung Tanjung tetangga ID ,bahwa ID juga hampir di culik orang tak dikenal dan menggunakan kendaraan roda empat mobil mini box.

“Saat itu ID sedang berada di pinggir jalan, tiba-tiba ada mobil mini box berhentiendadak yang pura-pura bertanya sambil memegang tangan ID ,beruntung ID menjerit dan orang yang menggunakan mobil mini box tersebut langsung pergi serta melepaskan tangan ID, karena jeritan ID sontak warga setempat menghampiri ID dan langsung diantar bawa pulang kerumahnya ” ucapannya seraya ada gelagat Kean dari kejadian ujar ibu dua anak itu.

Sementara Kapolres Banyuasin yang berhasil diminta konfirmasinya via WhatsApp dikatakan Tidak ada informasi terkait hal tersebut..info dari mana? Jangan malah beritanya jadi bikin resah masyarakat karena tidak di dukung fakta.

Masih kata Kapolres Banyuasin, Kalau isu dijadikan bahan berita masyarakat jadi resah .(Topik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *