Halosumsel-
“Aswari bukanlah hal yg asing bagi keluarga besar Ansor, sebab selama ini beliau terus melakukan pembinaan kepada Banser. Tengok saja pagi ini, beliau (aswari) adlh satu satunya yg hadir di tengah kita.” Ujar
Sekjen GP Ansor Sumsel ini menambahkan, kiprah Aswari dlm menjaga kerukunan umat beragama patut di apresiasi, sebab masyarakat Lahat yg berasal dari berbagai suku, agama dan ras itu dapat hidup rukun & berdampingan tanpa ada gesekan.
Mendapat pujian demikian, aswari hanya tersenyum dan mengucapkan terima kasih kepada Banser yang selama ini selalu menjadi garda depan setiap kegiatan keagamaan.
“Kau jingok, siapo yg pertama kali turun saat pengamanan gereja saat natal? Itu pasti kawan kalian disini” ujar Aswari di sambut gelak tawa para anggota Banser.
Aswari memang di kenal cukup dekat dgn kaum Nahdliyin, hadir di Gedung DPRD Sumsel dan menyapa secara langsung para anggota Banser dalam acara Ngopi Bareng Samo Aswari, sesaat sebelum agenda Pawai Akbar di gelar.
“Saya hadir di acara ini untuk memberikan semangat kepada saudaraku yg ada disini. Semangat adek2 kito di Banser ini sangat luar biasa. Inilah modal yg paling kuat dan harus di jaga, terlebih tugas banser kini semakiin berat” ujar Aswari
Saat ini, lanjut Aswari, bnyk organisasi yg tidak pnya struktur dan akar yg kuat. Namun, Aswari melihat keberadaan banser ini sebagai potensi yg luar biasa sebagai bagian dari Social Movement yg digerakkan oleh NGO (non government organization)” ujarnya
Dalam sesi dialog yg di kemas dengan tema “Banser Ngopi Samo Aswari” ini, aswari kembali mengingatkan pentingnya semangat yg harus di teladani oleh KH.Wahab Hasbullah. Banser yg didirikan 24 April 1934 oleh KH.Wahab Hasbullah ini mengusung misi sebagai benteng Aswaja.
Sejarah mencatat, banyak peristiwa besar yg di cetuskan oleh KH Wahab, dan Aswari menekankan hal itu harus menjadi catatan sekaligus teladan bagi seluruh banser. Satu hal yg terpenting , lanjut Aswari, yakni spirit menancapkan rasa Cinta Tanah Air adalah sebagian dari iman
“Hari ini, alhamdulillah, kita dapat bertemu di milad Ansor ke 83 untuk meneguhkan kembali semangat & teladan ulama dalam menjaga harmoni dalam bingkai kedaulatan NKRI”
Agenda Banser Ngopi Samo Aswari ini juga di warnai oleh harapan para anggota Banser. Salah seorang anggota banser dari Musirawas berharap menaruh harapan kepada Aswari, jika kelak terpilih menjadi Gubernur Sumsel, hendaknya juga ikut memikirkan nasib banser dalam konteks pemberdayaan ekonomi. Sebab, selama ini banser belum memiliki pola pemberdayaan yg dapat berimbas pada peningkatan kesejahteraan anggota.
Bak gayung bersambut, harapan tersebut langsung di jawab oleh Aswari dengan menawarkan konsep community development. Ketua Gerindra Provinsi Sumsel tersebut menambahkan, tak ada organisasi yg memiliki marwah organisasi sehebat banser, inilah modal yg paling berharga dalam upaya peningkatan capacity building, dan human resource.
“Saya lahir dari keluarga Nahdliyin, terkait masukan dari Banser Muratara, tentu akan kita pikirkan solusi bersama. Namun, kata kuncinya adalah Banser hendaknya di bekali soft skill, sehingga dpt meningkatkan kesejahteraan”pungkasnya
(sofuan)

