Halosumsel-

Kepala Bidang Peternakan Dan Kesehatan Hewan Banyuasin, Ir Syahrial saat diwawancarai Kamis (4/5) mengatakan, data sementara hasil pendekatan statistik Maret ini, terdata 36.664 ternak sapi dan kerbau meningkat sekitar tiga persen dari pendataan 2016 lalu, yang mencatat  2.224 ekor.
Ternak sapi dan kerbau merata disetiap kecamatan, diantaranya di Balai Pembibitan Ternak dan Unggas di Kecamatan Sembawa.
Kemudian di Muara Padang 51.942 ekor, Talang Kelap 7.536.346 ekor  dan sejumlah ternak di daerah lain.
Totol jumlah populasi ternak menurut jenis sejak tahun 2017 kabupaten Banyuasin di 19 Kecamatan diantaranya sapi potong jantan dan betina total 36.648 ekor.
Sedang jenis ternak kerbau 2.224 ekor, kambing 39.998 ekor, domba 2302 ekor. Kuda 0 babi 0 ayam buras 1.792.204. Dan ayam pedaging 10.451.455, juga ayam petur 5.439.456 ekor dan itik 193.675 ekor.
Dia mengatakan ada peningkatan populasi ternak di Banyuasin  “Peningkatannya banyak faktor, diantaranya perkembang biakan dan  bantuan ternak dari pemerintah pusat maupun kabupaten Banyuasin. Dari keseluruhan data se provinsi Sumsel, ternak sapi dan kerbau paling banyak di Banyuasin,” ungkapnya. (waluyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *