Halosumsel-
Tangan kanannya tak pernah lepas dari gunting. Sementara, di kirinya sebuah sisir dia pegang untuk merapikan rambut pelanggan sedang ia cukur. Sesekali, Ali Umar atau akrab disapa Buyung mengganti guntingnya dengan alat cukur listrik. Jari jemarinya begitu lihai memainkan dua alat cukur itu. Sekitar lebih kurang 30 menit, pelanggannya sudah memiliki rambut gaya baru.
Kalau ukuran kepala seperti ini pantasnya dicukur Mowhack tinggi, ” ujar Buyung menyarankan pelanggannya untuk memotong rambut sesuai bentuk kepala, Sabtu (20/5) di Kabupaten Lahat
Buyung memang bisa menentukan model gaya rambut yang pantas untuk pelanggan berdasarkan bentuk dan ukuran kepala.
Keahliannya itu mengantarkan Buyung untuk bertemu dengan Bupati Lahat Aswari Rivai . Pria kelahiran, Padang ini masih dipercaya untuk memotong rambut Aswari hingga kini.
Perjalanan Buyung hingga akhirnya dipercayai aswari memang begitu panjang. Asam garam sebagai tukang cukur selama 15 tahun merupakan modal buyung akhirnya diberi kepercayaan.
Karirnya menjadi tukang cukur pun diceritakan Buyung Semua bermula saat ia memilih untuk mengadu nasib sumatera Selatan Kabuaten Lahat Kehidupan yang keras membuat Buyung bertekad sukses dalam perantauan. Dengan motto Ambo Jauh-jauh dari Pariaman sengajo untuk menjadi cukur rambut
Apalagi, pekerjaan tukang cukur yang dikenalkan orang tuanya bisa dibilang mampu menghasilkan pundi-pundi rupiah untuk di bawa ke kampung halamannya.
Saya merasakan lemak (enak-red) kerja cukur rambut, biso balek kapan bae kalo la dapart piti (duit-red),” ungkapnya
Pertama kali saat dikunjungi oleh bupati Lahat Buyung merasa kebingungan, saya hanya berpikir wakrtu itu ini orang nomor satu di Lahat mau cukur rambut disini, bingung dan grogi, hampir beberapa kali, akhirnya saya sudah bisa leluasa cukur rambut pak Bupati,” ungkapnya
Kak Wari biasanya sebulan dua kali cukur rambut, biasanya malam abes Maghrib beliau datang, dak menentu harinya dan tidak telpon dulu untuk cukur rambut, datang selalu tiba-tiba saja,” cerita Buyung
Sejak tahu bahwa Bupati sering cukur disini, banyak masyarakat datang untuk cukur disini, alhamdulilah sangat membantu, masayarakat saat ini lebih mengenal saya dengan tukang cukur rambut Bupati Lahat,” cerita buyung
Ketika ditanya berapa biasa di bayar untuk cukur rambut bupati, Buyung mengatakan,” biasanya, kak Wari memberikan lebih, selain itu semua yang cukur rambut disini di bayarinya,” tandasnya
Sementra itu Aswari Rivai mengaku,” sudah hampir 10 tahun saya langganan sama cukur rambut Buyung, pertama dia merasa bingung mau cukur,karena saya sellau setiap dua minggu sekali akhirnya dia dak merasa canggung lagi,” ungkap calon gubernur Sumsel ini
Ditambahkan Aswari,” bukan sejak menjadi Bupati saja cukur rambut di pinggir jalan, dulu saya pernah ada langganan, tapi sekarang sudah tutup, akhirnya menemukan Buyung yang pas cukur rambut saya,” tandasnya (sofuan)

