Halosumsel-
Seiring dengan pergantian waktu, pada tanggal 2 Juli 2017 Kabupaten Banyuasin telah genap berusia 15 tahun. Adalah rentang perjalanan romantika dan dinamika sejarah sebuah wilayah yang dulu bagian dari Kabupaten Musi Banyuasin kini menjelma menjadi daerah yang mandiri melaksanakan berbagai upaya perubahan dalam etape pembangunan.
Hal itu diungkapkan oleh Plt Bupati Banyuasin Ir SA Supriono saat menyampaikan kata sambutannya dihadapan rapat paripurna peringatan HUT Banyuasin ke 15 di gedung paripurna DPRD Selasa (11/7).
Supriono mengingatkan kepada jajarannya, Hari ulang tahun ini menjadi sangat istimewa, ketika para jajaran eksekutif beserta masyarakat dan seluruh stake holder yang ada mampu mengadakan refleksi bahwa setiap waktu yang dilalui penuh dengan perjuangan padat dengan semangat pengabdian demi mewujudkan cita-cita bersama mewujudkan masyarakat Banyuasin yang lebih baik.
“Terimakasih pada semua pihak karena dengan suasana yang aman dan tentram damai demokratis, kita dapat melaksanakan tahapan pembangunan daerah secara baik dan terukur,” Ucap Supriono.
Geografis luas wilayah Banyuasin 11 ribu KM lebih secara bertahap dan profesional pemerintah daerah mengeluarkan kebijakan yang arahnya pemenuhan infrastruktur dasar. “Kita bangun jalan jembatan fasilitas kesehatan, serta swasembada pangan, kebijakan tersebut telah menciptakan indikator pertumbuhan ekonomi yang terus mengalami peningkatan,” Papar Supriono.
Data terakhir pada tahun 2015 dari Badan Pusat Statistik (BPS), PDRB Kabupaten Banyuasin atas dasar harga berlaku 21,307 Juta, yang secara nominal bertambah 11,6 persen dibanding tahun sebelumnya.
Selanjutnya pertumbuhan ekonomi sebesar 7,41 persen tanpa migas dan 7,44 persen dengan migas meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya 4,8 persen dan 5,14 persen.
Laju inflasi 2, 66 persen dengan migas turun dibanding sebelumnya 3, 59 persen. Pendapatan perkapita secara kasar dengan migas 4,93 persen jadi 26 juta per tahun. Tanpa migas 5,5 persen jadi 22 juta / tahun.
Kinerja pemkab Banyuasin semakin membaik antara lain ditandai oleh penghargaan yang cukup prestisius antara lain, predikat WTP ke 6 kali berturut-turut, adipura kategori kota kecil terbaik ke dua tingkat provinsi, penghargaan Kabupaten Sistim informasi Daerah (Sida) terbaik sumsel.
Penghargaan LPSE berinovasi dari kepala LKPP, penghargaan khusus swasembada pangan dari menteri pertanian RI berupa. Senada dikatakan oleh Ketua DPRD Banyuasin, di usia yang ke 15 Banyuasin dapat tumbuh berkembang sehingga dapat sejajar dengan Kabupaten-kabupaten lain yang ada di wilayah Sumsel.
Ketua DPRD Banyuasin Agus Salam, saat ini Banyuasin menjejaki usia yang terbilang tidak muda lagi, dimana dapat kita lihat telah banyak pembangunan baik di daerah perairan maupun di daerah daratan.
“Saat ini kita sambut dengan gembira perayaan Banyuasin yang ke-15, dimana pembangunan di Banyuasin sudah sejajar dengan pembangunan yang ada di Kabupaten manapun,” ujar Agus Salam.
Masih dikatakannya, Kalau saat ini Banyuasin merupakan Kabupaten pemekaran hal ini terlihat dengan banyaknya hasil pangan yang terdapat di bumi sedulang setudung ini.
Agus Salam mengatakan, peringatan hari jadi Banyuasin ini merupakan sejarah jadi jangan diperingati sebagai seremonial saja.
“Lima belas tahun merupakan perjalanan yang cukup panjang dimana telah banyak pembangunan setelah Banyuasin pisah dari Musi Banyuasin. Hal ini dapat dilihat dengan perekonomian masyarakat yang sangat maju pesat,” jelas Agus Salam.
Masih dikatakannya, saat ini Banyuasin sebagai kawasan strategis terpadu yang berdaya saing global mandiri dan berkelanjutan.
Terpisah Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin memuji keberhasilan pembangunan di Banyuasin, saat ini Banyuasin merupakan penyumbang pangan terbesar untuk Sumsel.
Tidak lama lagi akan dibangun tol Palembang Tanjung Api-Api. Kawasan Ekonomi Khusus (Kek) akan dibangun industri sehingga akan menyerap tenaga kerja yang sangat besar jumlahnya.
“Selamat HUT Banyuasin, semoga jaya selalu,” tukas Alex Noerdin.(Adv/topik)
Halosumsel-

