Halosumsel-

Sat Polantas Polres Banyuasin untuk memberikan pelayanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) telah melakukan sistem jemput bola keseluruhan wilayah kabupaten Banyuasin. Program sistem jemput bola tersebut sudah dimulai sejak awal tahun 2017 lalu hingga saat ini dan seterusnya dengan nama Pembuatan SIM Masuk Desa (Simade), terang Kapolres Banyuasin AKBP Andri Sudarmadi melalui Kasatlantas polres Banyuasin AKP Asep Supriadi seperti yang dijelaskan Kanit Residen Ipda Bambang Wiyono (12/7).
Dikatakan Kanit Residen, sistem pembuatan SIM program Simade tersebut dilaksanakan didesa-desa yang memiliki areal luas, sebab program Simade itu juga sama seperti dilakukan di Mapolres.
Program Simade ini kata Kanit, kalau persyaratan peserta sama seperti selama ini dan peserta wajib mengikuti seleksi Kesehatan, Test Tiori juga dilakukan uji praktek kendaraan langsung. Bagi peserta yang dinyatakan lulus uji, peserta baru ke Polres untuk pembayaran administrasi ke Bank dan dilakukan pengambilan foto SIM.
Tujuan dilaksanakan program Simade ini, selain untuk menekan upaya percaloan juga menghemat biaya bagi peserta, apalagi Wilayah Kabupaten Banyuasin yang mayoritas perairan, maka program ini sangat berpotensi membantu masyarakat dan sekaligus perwujudan dari misi Polri sebagai Pengayom, Pengaman dan Pelayan masyarakat, urainya.
Untuk kepesertaan pembuatan SIM program Simade ini terlaksana berkat kerjasama dengan pemerintah kecamatan dan desa yang pesertanya minimal 50 orang dan pelaksanaannya dilakukan pada Sabtu atau hari libur.
Masih kata Kanit Residen, yang selama ini program Simade sudah diselenggarakan diwilayah sudah di Kecamatan Tanjung Lago,  Sungsang, Mariana dan Rambutan, Talang Kelapo dan Banyuasin III yang rata-rata pesertanya kalangan pemula, pungkasnya.(waluyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *