Halosumsel-
Pemerintah kota Palembang Kembali mendapatkan kucuran dana hibah dari Australia 45juta dollar australian atau setara Rp500 Miliar Dalam rangka pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) perkotaan di kawasan Sei Selayur Palembang, senilai 1,2trilyun rupiah. .
Hibah ini diawali dengan penanda tanganan surat perjanjian pekerjakan konstruksi, pembangunan lPAl dan reklokasi IPAI (paket A1) Sei Selayur Kecamatan Kalidoni antara Pihak konsultan dari Australia KIAT dengan perintah kota Palembang, dengan No. Perjanjanjian 05/SPK-lPAL/APBD-DPUR/2017. Rabu (13/09) di Rumah Dinas Walikota Palembang.
“Pemkot diberikan bantuan cuma-cuma oleh Pemerintah australia dalam mengembangkan lPAL perkotaan, bantuan ini sebesar Rp500 M, total kegiatan ini Nilainya 1,2trilyun rupiah termasuk APBN dan APBD, “katanya
Dikatakan, hanya palembang sendiri yang mendapatkan bantuan hibah bukan pinjaman, adanya bantuan ini mereka menilai Palembang memiliki komitmen dalam hal menjaga kebersihan lingkungan perkotaan.
“Mereka menilai kita memiliki komitmen, dalam menjaga kebersihan lingkungan perkotaan,”ungkap Walikota. .
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Palembang Saiful, mengatakan, pembangunan IPAL Sei Selayur sendiri saat ini sedang menyiapkan lahan untuk IPAL.
“Pemerintah tengah melakukan sosialisasi rencana pembangunan tersebut, termasuk relokasi warga agar bisa berjalan sesuai rencana. Masih ada beberapa persil yang belum dibebaskan,”ungkap Syaiful. .
Ia menjelaskan, Proyek IPAL Sei Selayur memakan total danan sebesar, 1.2 T dan mendapat hibah senilai Rp500 M yang dari Australia diatas |ahan 5.7 H. Pembangunan diperkirakna akan berlangsung hingga 2022.
“Untuk merealisasikan pembangunan tersebut, pemkot sudah merampungkan pembuatan DED sambungan rumah tangga,”Singkatnya
Beberapa tahapan telah dirampungkan, diantaranya Detail Engineering Design untuk membuat 22.000 sambungan rumah tangga dalam konteks semakin meningkatkan akses air bersih masyarakat perkotaan.
(sofuan/humas)

