Halosumsel-
Ribuan Warga Kelurahan Plaju Darat Palembang kembali melakukan aksi unjuk rasa, untuk memprotes bedirinya kantor Lurah oleh Pemerintah Kabupaten Banyuasin diwilayah Tegal Binangun. Ribuan warga ini tetap menolak untuk masuk Wilayah Banyuasin
“,kami berencana akan melakukan demo lagi ke Pemprov Sumsel dengan jumlah massa yang lebih besar,” ungkap Koordinator Forum Kelurahan Plaju Darat Palembang, Sasmita, saat melakukan aksinya didepan Kantor Gubernur Sumsel, Senin (26/11) Palembang
Menurut Sasmita, dengan penegasan tapal batas yang menyatakan bahwa Wilayah Tegal Binangun masuk Banyuasin telah merugikan warga. Pasalnya, warga terpaksa harus merubah data kependudukan mereka dengan Banyuasin bukan Palembang lagi. “Pokoknya kita menolak Keputusan Gubernur yang menyatakan Tegal Binangun masuk Wilayah Banyuasin. Palembang, Harga Matil,” tegasnya.
Sementara itu Anggota DPRD Kota Palembang Dapil 3 Hidayat Khomsu mengatakan,” kita meminta prmkab banyuasin untuk menghentikan aktifitas nya di Tegal binangun untuk menciptakan kondisi yang kondusif, apabila tidak dilakukan kangan salahkan masyarakat berbuta hal hal yang tidak di inginkan ” singkatnya
(sofuan)

