Rapat kurang lebih 3 jam ini membahas mengenai pemilihan calon Direktur Operasional yang telah resmi habis masa jabatan periode kedua Agustus yang lalu. Selain itu rapat ini sekaligus membahas soal jabatan Direktur Utama serta Direktur Kepatuhan yang rencananya akan habis 23 Desember nanti.
Dalam kesempatan ini, Gubernur Sumsel H. Alex Noerdin memberikan apresiasi yang tinggi atas diselenggarakan RUPS ini. Dimana menurutnya kegiatan ini sebagai upaya untuk memantapkan kinerja Bank Sumsel Babel pada masa yang akan datang lebih profesional.
Alex turut mengucap terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Direksi dan Komisaris atas kemajuan kinerja yang telah di capai Bank Sumsel Babel.
“Saya ingin Bank Sumsel Babel dengan pengurus yang baru nantinya siap untuk bersaing dengan perbankan nasional dan siap dalam menghadapi era persaingan fintech. Sebagaimana yang telah diketahui dalam pengelolaan suatu bank ada beberapa hal yang menjadi faktor penentu dalam menjalankan usahanya diantaranya, permodalan, manajemen yang profesional, sumber daya manusia, teknologi, system informasi dan kualitas layanan,” ungkapnya
Ia menghimbau nantinya pengurus yang baru dapat memberikan solusi guna memperkuat modal, dan sebagai stakeholders seluruh pemegang saham berkomitmen untuk menyetorkan modal saham agar Bank Sumsel Babel lebih cepat berkembang.
“Dalam RUPS LB ini kita menetapkan calon Pengurus Bank sesuai aturan yang tercantum dalam anggaran dasar perusahaan maupun diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan,” tuturnya
lanjut Alex, Perusahaan perbankan sebagai sektor yang “Highly Regulated” otoritas baik OJK maupun Bank Indonesia, kekurangan pengurus perusahaan akan mempengharuhi kinerja.
“Direksi Bank Sumsel Babel harus dapat menggali sektor sektor unggulan, jangan kalah dengan Bank pesaing, memaksimalkan pembiayaan UMKM dan penyaluran KUR dengan tetap prudent dan memperbaiki Non Performing Loan,”pungkasnya
Dihimpun dari Press Realese RUPS Bank Sumsel Babel, menyebutkan berdasarkan hasil keputusan RUPS Luar Biasa tersebut mengingat telah memasuki habis masa jabatan Direktur Kepatuhan, para pemegang saham sepakat memberhentikan dengan hormat Rozi A Sabil dari posisi sebagai Direktur Kepatuhan Bank Sumsel Babel dan apabila disetujui segera untuk mencari penggantinya.
Pada hasil RUPS tersebut para pemegang saham juga sepakat tetap mempertahankan Muhammad Adil sebagai Direktur Utama untuk menahkodai Bank Sumsel Babel di periode ke II.
Sedangkan untuk posisi calon Direktur Operasional Bank Sumsel Babel ada dua calon yang diusulkan yakni Rendra dan Mulyadi Mustofa, untuk latar belakang kedua calon tersebut sama sama merupakan mantan pegawai Bank Sumsel Babel, sedangkan untuk posisi komisaris independen, Guru Besar Teori Sosiologi Universitas Bangka Belitung Prof. Dr. Bustomi Rahman M.Sc menjadi satu satunya calon yang diusulkan pemegang saham pada RUPS tersebut.

