Halosumsel-

Disepanjang tahun 2017 situasi Kamtibmas kota Palembang bisa dikatakan menurun 771 kasus atau sekitar 11 persen secara umum, jika dibandingkan tahun 2016 silam. Tercatat, pada tahun sebelumnya angka 6643 kasus, kini ditahun 2017 hanya 5872 kasus saja.

“Tercatat 5872 Jumlah Tindak Pidana ditahun 2017 menurun, sekitar 771 kasus atau sekitar 11 persen jika dibandingkan 2016 yang hanya 6643 kasus, namun Penyelesaian Tindak Pidana ditahun ini 4222 kasus dinyatakan meningkat 4 persen, jika dibandingkan 2016 yang hanya duduk di 4060 kasus,” papar Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono SIk SH MM didampingi Waka Polresta, AKBP Prasetyo SIk, ketika gelar press release tutup tahun yang diikuti petinggi Polresta dan seluruh Kapolsek sekota Palembang, Jum’at (29/12) sore.

Mengenai jumlah kejahatan jalanan di kota Palembang, Pencurian Dengan Pemberatan (Curat) menduduki angka tertinggi ditahun 2017 jika dibandingkan 2016 lalu, disusul Penganiayaan Berat (Anirat), Curanmor, Pencurian Dengan Kekerasan (Curas) dan pembunuhan.

“Berkat kerjasama anggota kita, sejumlah kasus yang menonjol di kota Palembang dapat menurun. Tidak lupa, kami juga mengharapkan partisipasi masyarakan untuk mendukung dan membantu kenerja kami dalam memberikan informasi,” jelas orang nomor satu di Polresta serius.

Dipenghujung paparan akhir tahun, bapak berpangkat melati tiga ini juga menjabarkan penangganan kasus narkoba di Satuan Reserse Narkoba Polresta Palembang mengalami kenaikan sebesar 180 kasus atau sekitar 56 persen, dari 319 kasus di tahun 2016 menjadi 499 kasus di tahun 2017 dan jika dilihat dari barang bukti yang disita nampak peningkatan yang sangat signifikan pada narkoba jenis Shabu.

“Ditahun 2017 jumlah tersangka mencapai 618 orang sedangkan ditahun 2016 hanya 355 orang. Dari jumlah tindak pidana ditahun 2017 tercatat 499 kasus sedangkan ditahun 2016 hanya 319 kasus, penyelesaian kasuspun meningkat jika tahun sebelumnya hanya 319 kasus ditahun 2017 menduduki 499 kasus. Total barang bukti yang disita tahun 2017 yaitu, ganja sebanyak 4260,24 gram, pil ekstasi 5015 butir dan shabu 8472,63 gram, sedangkan di tahun 2016, yaitu ganja sebanyak 10561,56 gram, pil ekstasi sebanyak 5378 butir dan 1733,56 gram,” tutupnya, sembari menambahkan targetnya ditahun 2018 pilkada serentak berjalan lancar, Asean Games yang akan dilaksanakan di Palembang berjalan sukses, aman dan lancar.(agustin selfy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *