Halosumsel

 

Dengan antusiasnya, pada Rabu (4/4/2018) siang ratusan warga Desa Sungai Ceper Kecamatan Sungai Pinang Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menyaksikan jalannya upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-101 TA 2018 Kodim 0402/OKI.

 

Mereka datang ke lapangan SD negeri 1 Sungai Ceper sejak pagi hari sebelum upacara dimulai hingga upacara dimulai pukul 14.00 WIB. Warga yang melihat jalannya upacara pembukaan TMMD bukan berasal dari Desa Sungai Ceper saja, tetapi warga Desa Sungai Menang OKI dan Desa Wiralaga Lampung. Mereka datang dengan jalan kaki maupun spedboot, karena wilayah tersebut merupakan daerah perbatasan dengan Provinsi Lampung. Sebagian besar warga yang menyaksikan upacara adalah wanita dan anak-anak.

 

Mereka tampak antusias, meski tidak mendapat tempat duduk, warga rela berdiri maupun duduk diatas pagar dan rerumputan. Banyak warga yang sudah menyiapkan camera HPnya untuk mengabadikan sebagian momen upacara pembukaan TMMD ke-101 di Desa Sungai Ceper yang belum pernah terjadi.

 

Lasminah (46) salah satu warga Sungai Ceper yang datang bersama anaknya mengatakan, “Saya datang ke lapangan ini hanya kepingin melihat kemeriahan pembukaan TMMD. Baru kali ini saya melihat ada momen seperti ini. Anak saya juga kepingin sekali melihat bapak-bapak TNI yang sedang upacara. Setelah upacara, anak saya kepingin sekali foto bersama bapak tentara,” katanya.

 

Pelaksanaan kegiatan program TMMD ke-101 TA 2018 Kodim 0402/OKI yang dilaksanakan di Desa Sungai Ceper Kec. Sungai Pinang Kab. OKI ini dalam rangka mempercepat akselerasi pembangunan daerah (Desa) utamanya Desa-Desa pedalaman dan perbatasan wilayah yang bermuara peningkatan ekonomi warga dan mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh dan terpelihara serta meningkatkan Kemanunggulan TNI-Rakyat. Pelaksanaan TMMD di Desa ini sangat tepat dengan kegiatan fisik berupa pembuatan jalan penghubung sepanjang 10 Km, dimana Desa ini merupakan Desa perbatasan wilayah dan terisolir yang hanya dapat dijangkau dengan menggunakan jalur sungai, itupun harus memerlukan waktu yang cukup lama.

(Rilis)

Tampilkan kutipan teks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *