Halosumsel
Bertempat di lapangan PT. Hindoli Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin diselenggarakan Apel kesiagaan personel dan peralatan penanggulangan Kebakaran hutan, kebun dan lahan tahun 2018 yang dipimpin langsung oleh Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI AM. Putranto, S.Sos., Senin (14/5/2018).
Kegiatan Apel yang dihadiri oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs. Zulkarnain Adinegara, Kepala BPBD Prov. Sumsel Bpk H. Iriansyah, S.Sos, SKM, M.Kes ., Plt. Bupati Banyuasin Bpk Ir. S.A. Supriono, M.M., Aster Kasdam II/Swj Kolonel Inf Rionardo, Kasrem 044/Gapo Letkol Inf M. Sjahroni, S.E., Dandim 0401/Muba Letkol Czi Mulyadi, S.IP., Kepala Manggala Agni Kab. Muba, para Kadis Kab. Muba, dan para Camat, Kades, Kelompok Tani Kab. Muba serta masyarakat ini untuk mengecek persiapan personel maupun peralatan dan sebagai antisipasi dalam penanggulangan kebakaran hutan, kebun dan lahan (Karhutbunla).
Dalam amanatnya Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI AM. Putranto S.Sos. menyampaikan, bahwa saat ini sebagain wilayah Indonesia termasuk Sumsel tengah memasuki musim kemarau, dimana akan berpotensi menimbulkan bencana Karhutbunla. “Untuk itu mari kita semua senantiasa siap siaga dan melakukan berbagai langkah antisipasi Karhutbunla guna meminimalisir kerugian, baik personel maupun materiil,” terangnya.
Pemerintah pusat maupun daerah termasuk TNI-Polri telah berupaya semaksimal mungkin menangani bencana Karhutbunla yang mengakibatkan kabut asap ini dengan berbagai upaya. “Untuk itu saya menghimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran guna cegah dini agar kejadian tersebut tidak terulang kembali,” himbau Pangdam.
Dalam kesempatan Apel ini, Pangdam II/Swj juga mengajak seluruh lapisan masyarakat Sumsel untuk memerangi paham radikalisme serta terorisme di Indonesia terkhusus di Bumi Sriwijaya. “Ayo kita bersatu memerangi paham radikalisme dan aksi terorisme. Dimana, ancaman tersebut merupakan musuh negara yang mana mengancam kondisitas sehingga mengganggu even-even nasional maupun internasional,” ungkap Mayjen TNI Putranto.
Ia menambahkan, di Sumsel akan menjadi tuan rumah even skala nasional Asian Games XVIII 2018 tinggal beberapa hari lagi berlangsung. Maka dari itu, kami menghimbau yang hadir di apel siaga Karhutbunla ini ikut serta memerangi ancaman-ancaman yang menggangu stabilitas Negara. “Saya meminta dan menghimbau, yang hadir di apel kesiapsiagaan Karhutbunla ini untuk membantu dan terus mewaspadai didaerah masing-masing secara dini yakni Paham Radikalisme,” imbuhnya.
Dan juga, Pangdam menghimbau serta menyampaikan permohonan maaf, atas keterlambatan apel kesiapasiagan yang seyogyanya digelar pada pukul 10.00 WIB. “Saya meminta maaf, karena ada kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan terkait masalah kondisitas Negara. Dan juga, perlu diingatkan kepada masyarakat untuk selalu bijak dalam menggunakan media sosial dan jangan terpancing pemberitaan yang menyesatkan,” pungkasnya.
(Rilis)

