Halosumsel

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Banyuasin menggelar debat publik Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) yang dilaksanakan pada Senin (14/05) jam 07.00 malam, di Graha Sedulang Setudung (GSS) Komplek Perkantoran Pangkalan Balai. Debat Publik tersebut dipandu Pembawa acara TVRI Sumsel, Ita Husni.

Dalam debat tersebut kelima paslon saling serang program, kesempatan pertama paslon nomor urut satu Agus dan Hasbi yang diberikan pemandu acara dengan memberikan pertanyaan kepada Paslon nomor urut dua Arkoni dan Azuar Hamid yang menanyakan apakah terwujud jalan mulus selamah satu tahun.

Dengan pertanyaan tersebut paslon nomor urut dua optimis bahkan jalan mulus tidak sampai satu tahun. Hal tersebut ditanggapi paslon nomor urut satu dengan menilai hal tersebut tidak mungkin terwujud
“Wilayah Kabupaten Banyuasin luas, terdiri daratan dan perairan, itu tak mungkin selesai dalam jangka satu tahun.” Kata Hazuar Bidui Calon Wakik Bupati nomor urut satu.

Kemudian paslon nomor urut dua Arkoni dan Azuar Hamid, memberikan pertanyaan kepada paslon nomor urut tiga Buya dan Supartijo. Bagaimana pertumbuhan ekonomi 4,5 persen supaya dapat 6 persen lebih. Paslon no urut 3 Buya Husni mengatakan, Banyuasin kondisinyan memprihatinkan kalau saya jadi Bupati kita akan kaji juga akan digali situasi masyarakat itu sendiri.

“Misalnya petani padi 1x Setahun bisa 2 x dan seterusnya. Petani karet ini sebenarnya produksi cukup banyak hanya sebenarnya tinggal mutunya. Hal tersebut kurangya penyuluhan dan bimningan,” ujar Buya.

Kesempatan yang sama juga diberikan kepada Paslon nomor urut tiga untuk bertanya kepada paslon nomor urut empat Sauful Bahri dan Agus Salam, pertanyaan yang di berikan paslon nomor urut tiga di tanggapi paslon nomor urut empat dengan meyakini program yang di buat akan bermanfaat bagi masyarakat banyuasin

Selanjutnya paslon nomor urut empat bertanya kepada paslon nomor urut lima Askolani dan Slamet dengan pertanyaan menjurus ke pertanian, dan dijawab paslon nomor urut lima dengan program andalan yang menjurus ke pertanian salah satunya satu KK satu sapi.

Debat semakin seruh dan dilanjutkan paslon nomor urut lima memberikan pertanyaan kepada paslon nomor urut satu yakni program 1 Milyar 1 desa. “Kami sudah coba 500 juta itupun hanya berjalan 2 th. 1.8 T saya khawatir banyak program – program yang tidak jalan.” Tanya Askolani

Paslon nomor urut satu menjawab pertanyaan paslon no 5 dengan mengatakan Dana 1,9 M APBD 2018-2019. Insya allah 2.5 T
Dana tak langsung 1 T, Dana langsung 1,5 T.
“Dengan dana satu miliar satu desa satu kelurahan maka masyarakat banyuasin lah yang akan menikmati, karena uang rakyat kembali ke rakyat.” ujar Hazuar Bidui dengan diiringi tepuk tangan pendukungnya

Tanggapan Askolani mengatakan,
“Kami tidak yakin dan tidak percaya program ini akan jalan misalkan 700 M untuk pegawai. Dan selanjutnya ada pembagian di 32 SKPD setelah dibagi 1 T. Sisa dana 300 M artinya banyak jalan yang tidak dibangun artinya ini program yang dipaksakan saja.” Imbuhnya

Hazuar Menanggapi dengan mengatakan,Dirinya siap mundur apabila dalam 1 tahun program 1 Desa/1 Milyar tidak jalan. “uang rakyat kembalikan ke rakyat. Kami tidak berubah apapun terjadi akan kami lakukan,” Ujarnya

Hadir dalam acara tersebut Ketua KPUD Banyuasin Dahri S.Ag, dan komisioer, Ketua Panwaslu Banyuasin Iswadi S.Pd dan anggota Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, S.IK, Kajari Banyuasin LA Kamis dan 5 paslon beserta tim pendukung masing-masing paslon serta tim penguji Dosen Unsri Prof dR Didik Prasetyo, dan DR Ridwan MHum Serta Rektor IAIN Raden Fatah Pembang Prof Dr M Sirozi Phd.(Topik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *