Halosumsel

Calon Wakil Walikota Palembang urut 1 Fitrianti Agustinda memanfaatkan safari ramadha yang tinggal dua minggu lagi dengan mengunjungi salah satu pasar bedug di Kelurahan 20 ilir D Kecamatan Kemuning. Pasar yang tidak seperti biasanya sepi berubah, menjadi ramai dengan kedatangan calon pemimpin yang terus menampung aspirasi masyarakat khususnya keluhan pedagang kecil yang ingin maju.

Satu-persatu pedagang menu berbuka puasa ia kunjungi, dan beberapa makanan yang disajikan secara langsung dibeli olehnya. Dalam kesempatan tersebut Fitri yang sengaja membuka dialogis bersama pedagang terus mensosialisasikan program Pemerintah kota Palembang yang telah berjalan, salah satunya bantuan pinjaman modal kepada pedagan tanpa bunga.

Antusias pedagang mendengarkan program tersebut menambah semangat mereka untuk maju dan berkembang.

“Hari ini saya berkunjung ke pasar bedug di Kelurahan 20 Ilir D, denganĀ  tujuan ingin bersilahturahmi bersama penjulan disini.Setidaknya saya bisa membuat laris dagangan mereka,” katanya sabtu (2/6) sambil melihat menu berbuka puasa.

Lanjutnya, semua pedagang kecil yang ada di pasar bedug ini pada umumnya ada yang berjualan di pasar lain, namun untuk memanfaatkan momen dibulan puasa ini mereka juga berjuala makanan untuk berbuka puasa. Alhamdulilah apa yang mereka sampaikan kepada saya, umumnya menginginkan agar diberikan bantuan guna mengembangkan usaha mereka.

“Saya juga secara langsung menyempatkan diri melayani pembeli yang hendak membeli buka puasa,”katanya.

R. Mawati (48) salah satu penjual model di Pasar beduk mengatakan ibu Fitri tadi sempat menggantikan saya berjualan model. Satu-persatu pembeli mengantri untuk di sajikan pesanan mereka oleh ibu Calon Wakil Walikota Fitrianti Agustinda.

“Yo, ibu cak nyo la trampil dalam menyajikan makanan, artinyo memang beliau adalah orang yang sederhana dan menganyomi semua kalangan masyatakat. Buktinyo sambil meracik makanan, kami pedagang ni sempat berdiskusi seputar masalah modal. Ternyata program yang telah berjalan ini waktu Pak Harnojoyo dan Ibu Fitrianti Agustinda sebelum cuti, ini sudah dirasakan oleh semua pedagang.

Sambungnya, kami semua ingin mendapatkan modal itu mumpung ada ibu. Pemimpin seperti inilah yang patut dicontoh oleh karena dari wanita yang serhana ini lah bisa membawa suara kami pedagang kecil,”jelas R. Mawati.

Ditempat yang sama juga Atik (60) pedagang sayur masak di pasar bedug Kelurahan 20 Ilir D merasa senang sekali ketika ibu membantu saya berjualan. Semua pembeli disini terkejut ketika melihat ibu ikut berjualan juga di tempat saya.

“Tidak seperti biasa, hari ini ramai pasar khususnya dimana ada ibu Fitri pasti pembeli ingin bersalaman dan berfoto. Tadi ia juga sempat menggiling gado-gado dan istimewahnya ibu membagikan belanjaanya kepada pembeli yang ingin membeli santapan berbuka puasa,”tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *